Peternak Lokal Minta Aturan Segmentasi Pasar

Senin, 07 Maret 2016 - 22:33 WIB
Peternak Lokal Minta...
Peternak Lokal Minta Aturan Segmentasi Pasar
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Peternakan Unggas Indonesia (PPUI) mendesak adanya segmentasi pasar demi memberikan perlindungan kepada peternak lokal. Pasalnya Sekretaris PPUI, Ashwin Pulungan menilai selama ini Undang-undang (UU) hanya memihak kepada peternak besar yang mengizinkan masuk ke sektor budidaya.

Padahal sebelumnya lanjut dia, yang boleh masuk ke pasar budidaya hanya peternak rakyat saja. "Undang-undang dan regulasi yang seperti ini akan menghancurkan peternak rakyat. Karena peternak besar menguasai pangsa pasar 85% pasar nasional," jelasnya di Jakarta, Senin (7/3/2016).

(Baca Juga: Perpres Jalan Keluar Kendalikan Fluktuasi Harga Ayam)

Dia menambahkan peternak besar dengan mudah mendominasi lantaran mempunyai briding farm, pabrik pakan, bisnis bahan baku jagung, prosesing lalu budidaya. "Terus pada usahanya tersebut itu mereka membuat PT-PT budidaya, itu sangat mengancam. Makanya kita ingin segmentasi mereka hanya ekspor dan pasar dalam negeri hanya untuk rakyat," sambungnya.

Diharapkan pemerintah dapat membuat UU yang berpihak kepada peternakan rakyat, agar peternakan ayam rakyat tidak habis dan tidak terancam oleh pengusaha-pengusaha besar. "Minimal diberi ruang saja, agar tidak tergilas dengan pengusaha besar‎. Kasihan mereka jika suatu saat dibabat habis sama perusahaan besar," tegasnya.

Sementara itu saat ini PPUI juga mengungkapkan, Indonesia sedang diterpa banjir pasokan ayam yang menyebabkan para peternak mandiri rugi miliaran rupiah. "Sampai akhirnya harga ayam hidup, jatuh di tingkat peternak," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Naiknya Permintaan Daging...
Naiknya Permintaan Daging Ayam, Beri Angin Segar ke Emiten Perunggasan
Harga Ayam Anjlok hingga...
Harga Ayam Anjlok hingga Rp12.000, Peternak Ancam Unjuk Rasa ke Jakarta
Pemerintah Jamin Ketersediaan...
Pemerintah Jamin Ketersediaan Produk Ternak
Peternakan Terbakar,...
Peternakan Terbakar, Ribuan Ayam Terpanggang Hidup-hidup
Peternakan di Bogor...
Peternakan di Bogor Kebakaran, Ribuan Ayam Mati Terpanggang
Dugaan Kartel Harga...
Dugaan Kartel Harga Bibit Ayam, Peternak Rugi Rp5,4 Triliun
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
8 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
8 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
8 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
8 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
9 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
9 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved