OJK Siapkan Pengawasan Terintegrasi di 2019

Selasa, 08 Maret 2016 - 21:34 WIB
OJK Siapkan Pengawasan...
OJK Siapkan Pengawasan Terintegrasi di 2019
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasang target pengawasan terintegrasi akan siap pada 2019 dan telah dimulai dengan memperkenalkan Sistem Informasi Perijinan Lembaga Jasa Keuangan atau Sijingga dan Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan Pembiayaan (SIPP) untuk sektor industri keuangan non bank (IKNB). Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Firdaus Djaelani mengatakan, adanya laporan ini akan membuat pelaku IKNB lebih efisien.

Dia menambahkan pelaku Industri tidak harus mondar mandir ke OJK untuk urusan perizinan dan laporan. Kedepannya, seluruh sektor IKNB seperti dana pensiun, asuransi umum dan asuransi jiwa bakal mengadopsi aplikasi tersebut.

“Jadi pada tahun 2019, laporan keuangan yang masuk ke OJK telah terintegrasi. Secara bertahap nanti dapat online dan terintegrasi. Kami akan langsung melakukan sosialisasi kepada pelaku IKNB," ucap dia dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/3/2016).

(Baca Juga: OJK Perkenalkan Dua Sistem Pelaporan dan Izin Keuangan Non Bank)

Sementara berkenan dengan pengembangan SIPP, telah diterbitkan Surat Edaran OJK tentang Pedoman Laporan Bulanan Perusahaan Pembiayaan. Diharapkan surat edaran tersebut dapat menjadi panduan dalam penyusunan laporan bulanan Perusahaan Pembiayaan yang akan disampaikan melalui SIPP dengan mekanisme penyampaian laporan secara langsung kepada OJK yang akan mulai efektif untuk pelaporan bulan Juni 2016.

Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Muliaman D. Hadad mengatakan dukungan sistem informasi dari Bank Indonesia ini telah banyak membantu OJK untuk melakukan pengawasan dan analisa mengenai kondisi industri pembiayaan secara keseluruhan, yang digunakan dalam proses penyusunan kebijakan pengaturan yang sangat mendukung bagi pengembangan industri perusahaan pembiayaan.

Sistem pelaporan yang akan dikembangkan OJK diharapkan dapat memenuhi beberapa prinsip sistem pelaporan yang baik. Pertama convergence yaitu informasi yang dikembangkan dalam sistem pelaporan harus dapat mendukung tugas pokok dan tujuan pengawasan terintegrasi sebagaimana diamanahkan dalam UU OJK. Kedua efficiency, sistem pelaporan harus memastikan efisiensi proses baik di OJK maupun pada industri Pelapor.

Ketiga standardization, yaitu sistem pelaporan harus menerapkan standar internasional dalam pelaporan bisnis. Keempat data quality, sistem pelaporan harus memastikan bahwa data yang disampaikan pelapor berkualitas. Kelima integrated capturing system, sistem pelaporan harus terintegrasi dalam konsep “satu pintu”.

Keenam adaptability, sistem pelaporan harus stabil serta mampu mengakomodasi perubahan bisnis dan regulasi secara cepat; dan terakhir secure and reliability, sistem pelaporan harus aman dan handal terhadap kemungkinan segala gangguan.

Dengan selesainya pengembangan paket sistem informasi SIJINGGA dan SIPP, OJK mengharapkan kedua sistem informasi tersebut dapat menjawab tantangan OJK ke depan dalam meningkatkan pemberian layanan kepada Lembaga Keuangan Non Bank yang lebih cepat dan transparan, serta dapat mendukung penyediaan data-data keuangan industri Perusahaan Pembiayaan secara lebih akurat, lengkap, dan dapat diandalkan, sehingga akan dapat bermanfaat dalam perumusan kebijakan yang lebih baik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia, untuk segala dukungan selama ini menyediakan fasilitas sistem informasi yang cukup handal sebagai sarana penerimaan laporan bulanan bagi perusahaan pembiayaan selama lebih dari sepuluh tahun,” tutup Muliaman.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cara OJK Jaga Industri...
Cara OJK Jaga Industri Keuangan Non Bank Tetap Aman Selama Pandemi
OJK Beberkan Strategi...
OJK Beberkan Strategi Pengawasan Industri Keuangan Non Bank di 2023
Aset Capai Rp2.533,10...
Aset Capai Rp2.533,10 Triliun per Oktober, IKNB Jangan Jadul
Stimulus Covid-19 untuk...
Stimulus Covid-19 untuk Industri Keuangan Non Bank Lanjut hingga 17 April 2023
Satu Dasawarsa OJK,...
Satu Dasawarsa OJK, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga dan Bertumbuh Positif
Mahendra Siregar Resmi...
Mahendra Siregar Resmi Jadi Bos OJK, Ekonom: Karakter Ketegasan yang Dibutuhkan
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
15 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
21 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
36 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
38 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Resign: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
42 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
43 menit yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved