Jokowi Klaim Rupiah Perkasa Berkat Keampuhan Paket Ekonomi

Kamis, 10 Maret 2016 - 14:11 WIB
Jokowi Klaim Rupiah...
Jokowi Klaim Rupiah Perkasa Berkat Keampuhan Paket Ekonomi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang terjadi beberapa hari terakhir ini, merupakan efek dari keampuhan paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah. Rupiah memang semakin menguat, bahkan sempat berada pada level Rp12.900 per USD.

(Baca: Rupiah Kokoh Saat Euro Tertekan Jelang Pertemuan ECB)

Dia mengatakan, penguatan ini menjadi sinyal bahwa berbagai kebijakan dan paket deregulasi yang dikeluarkan pemerintah, Bank Indonesia (BI), ataupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) direspons positif oleh investor dan dunia usaha. Sehingga, arus uang yang masuk (capital inflow) semakin besar.

"Paket deregulasi yang kita berikan juga kebijakan yang ada di BI dan OJK direspons positif oleh dunia usaha, oleh investasi, sehingga ada arus uang masuk, arus modal masuk, capital inflow. Otomatis dia akan semakin menguat," katanya di Kawasan Cakung, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Kendati penguatan ini juga merupakan sumbangsih dari faktor eksternal, namun menurutnya, jika tidak didorong dengan paket deregulasi maka tidak akan ada pengaruhnya. "Dua-duanya (internal dan eksternal). Kalau kamu enggak melakukan deregulasi enggak akan pengaruh," imbuh dia.

Mantan orang nomor satu di DKI Jakarta ini mengaku tidak mengetahui sampai kapan mata uang Garuda akan terus menguat. Namun, selama kebijakan yang dikeluarkan pemerintah direspons positif maka akan berdampak pada penguatan rupiah.

"Kita berusaha mengendalikan (nilai tukar rupiah) mau minta kan enggak bisa. Kalau mereka melihat yang kita lakukan ini baik mereka akan merespons positif. Kita enggak bisa minta berapa-berapa enggak bisa. Ada faktor eksternal ada faktor internal," tandas Jokowi.

(Baca: IHSG Tepar, Rupiah Siang Ini Dekati Level Rp12.000/USD)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Rontok ke Rp16.458/USD,...
Rupiah Rontok ke Rp16.458/USD, Pemerintah Malah Mengalihkan Tanggung Jawab ke Masyarakat
Ungkap Kunci Utama Selamatkan...
Ungkap Kunci Utama Selamatkan Rupiah, Ekonom Sebut Bukan Kurang Instrumen
Kepala BKF Bicara Soal...
Kepala BKF Bicara Soal Pergerakan Tak Biasa Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Redenominasi Rupiah:...
Redenominasi Rupiah: Perlukah Sekarang?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
56 menit yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
1 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
1 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
2 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
2 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved