IHSG Berpeluang Rebound Terbatas

Jum'at, 11 Maret 2016 - 08:31 WIB
IHSG Berpeluang Rebound...
IHSG Berpeluang Rebound Terbatas
A A A
JAKARTA - Analis First Asia Capital David Sutyanto memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini akan bergerak variatif dengan peluang rebound terbatas.

Peluang tersebut, kata dia, setelah tiga hari perdagangan di awal pekan ini mengalami koreksi. IHSG diperkirakan bergerak pada support 4.770 dan resisten 4.820. "Saham sektoral yang sensitif interest rate berpeluang melanjutkan rebound," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/3/2016).

David mengatakan, pertemuan ECB tadi malam memutuskan bunga simpanan dipotong 10 bps menjadi minus 0,4%, tingkat bunga acuan diturunkan menjadi 0% dari 0,05% sebelumnya. ECB juga menambah alokasi dana stimulusnya (bond-buying program/QE) sebesar 20 miliar euro menjadi 80 miliar euro (USD88 miliar) setiap bulannya.

Sementara, Wall Street indeks DJIA ditutup turun tipis 5,23 poin setelah sempat koreksi 178 poin, tutup di level 16.995,13. Indeks S&P tutup flat di 1.989,57. Harga minyak melemah 0,89% di USD37,95/barel.

Tekanan jual masih mendominasi perdagangan saham kemarin. IHSG sepanjang perdagangan bergerak di teritori negatif ditutup koreksi 17,839 poin (0,37%) di 4.793,203. Tekanan jual terutama melanda saham tambang, konsumsi, dan infrastruktur.

Meski demikian, koreksi IHSG berkurang di akhir sesi akibat rebound saham PT Astra International Tbk (ASII) dan aksi beli saham sektor jasa konstruksi dan perkebunan.

"Aksi ambil untung terutama dipicu oleh pemodal asing sebagaimana tercermin dari nilai penjualan bersih asing mencapai Rp546,60 miliar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kemarin menguat 0,80% di Rp13.052/USD," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Bertaji,...
IHSG Diprediksi Bertaji, Pantau 6 Saham Ini
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
37 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
YouTuber Berpeluang...
YouTuber Berpeluang Jadi Moderator Debat Capres-Cawapres 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved