TLKM Kembali Raih Rating idAAA dari Pefindo

Senin, 14 Maret 2016 - 07:47 WIB
TLKM Kembali Raih Rating...
TLKM Kembali Raih Rating idAAA dari Pefindo
A A A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom kembali ditetapkan sebagai perusahaan dengan rating “idAAA” (Triple A) untuk Obligasi dan Obligasi Berkelanjutan 2015. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan rating tersebut karena posisi bisnis Telkom saat ini dinilai superior.

Pefindo melihat bisnis Telkom telah terdiversifikasi dengan jaringan yang luas, memiliki marjin profitabilitas yang kuat serta proteksi arus kas yang sangat kuat didukung oleh struktur permodalan yang konservatif.

Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo mengatakan, rating yang ditetapkan ini merupakan bukti bahwa Telkom merupakan perusahaan yang aman bagi para investor untuk menginvestasikan dana yang mereka miliki. “Peringkat yang ditetapkan Pefindo terhadap Telkom Indonesia membuktikan kinerja perusahaan yang selalu positif sehingga berdampak pada kepercayaan investor,” ujarnya, dalam keterangan tertulis kepada Sindonews.

Dia berharap rating triple A yang ditetapkan Pefindo kepada Telkom semakin meningkatkan gairah investor untuk berinvestasi di perusahaan dengan kode saham TLKM tersebut. Rating triple A merupakan peringkat tertinggi yang diberikan lembaga pemeringkat kepada perusahaan yang memiliki kapasitas superior untuk memenuhi komitmen finansial jangka panjang dalam pembayaran utangnya relatif terhadap obligor Indonesia lainnya.

Penilaian rating ini berdasarkan kinerja yang dilakukan perusahaan, seperti kinerja industri, keuangan dan nonkeuangan. Sepanjang 2015, Telkom sukses membukukan pendapatan sebesar Rp102,47 triliun, tumbuh 14,24% dibanding pendapatan 2014 sebesar Rp89,70 trilliun. Pertumbuhan pendapatan 2015 yang jauh lebih tinggi dibanding rata-rata industri, membuat Telkom mampu membukukan laba bersih sebesar Rp15,49 triliun, atau melonjak sekitar 7% dibanding tahun sebelumnya.

Sementara dari sisi EBITDA, pencapaian pada 2015 sebesar Rp51,42 triliun, tumbuh 12,6% dari periode yang sama pada 2014 sebesar Rp45,67 triliun. Pertumbuhan pendapatan operasi dipicu dari pos pendapatan data, internet dan IT services yang meningkat 37,5% menjadi Rp32,69 triliun pada 2015, yang dikontribusi peningkatan signifikan jumlah pelanggan layanan broadband, baik fixed maupun mobile.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kolaborasi Telkom dan...
Kolaborasi Telkom dan Conversant Hadirkan Solusi Distribusi Konten Digital Cepat dan Aman
Lima Tahun Beruntun...
Lima Tahun Beruntun Terbaik! Telkomsel Buktikan Keunggulan HR dengan Sentuhan AI di HR Asia Awards 2025
Optimalkan ESG dalam...
Optimalkan ESG dalam Strategi Korporasi, Telkom Hadirkan Dampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan
Antares Eazy Permudah...
Antares Eazy Permudah Pemantauan Pemeliharaan Gedung Sekolah Berbasis AI
Telkom Bagikan Dividen...
Telkom Bagikan Dividen Rp14,86 Triliun
Gelar RUPST Tahun Buku...
Gelar RUPST Tahun Buku 2023, Telkom Bagikan Dividen Rp17,68 Triliun
Berita Terkini
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
55 menit yang lalu
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
1 jam yang lalu
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
1 jam yang lalu
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
5 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved