USD Datar Atas Yen, Rupiah Berbalik Tembus Rp13.000/USD

Senin, 14 Maret 2016 - 17:01 WIB
USD Datar Atas Yen,...
USD Datar Atas Yen, Rupiah Berbalik Tembus Rp13.000/USD
A A A
JAKARTA - Laju rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini tidak kuat bertahan di zona hijau. Padahal pada pembukaan tadi pagi rupiah menguat hingga di bawah level Rp13.000/USD, namun pada sore hari ini melemah hingga di atas Rp13.000/USD di tengah stabilnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.050/USD, dengan kisaran harian Rp12.985-Rp13.050/USD. Posisi tersebut melemah 10 poin dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.040/USD.

Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada di level Rp13.055/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.045/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.020/USD. Posisi ini menguat dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.087/USD.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah berada pada level Rp13.057/USD. Posisi itu masih tercatat menguat jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.074/USD.

(Baca Juga: USD Stabil, Rupiah Akhirnya Dibuka Tembus Level Rp12.000/USD)

Seperti dikutip dari Reuters hari ini, pasar mata uang relatif tenang pada hari ini atau stabil setelah pekan lalu goyah. karena investor sedang fokus pada pertemuan kebijakan Bank Sentral Jepang, dan Federal Reserve yang bisa memberikan penyegaran.

Selain itu, juga menunggu keputusan suku bunga dari Bank Nasional Swiss, Bank Sentral Australia dan Norwegia pekan ini bersama dengan Bank of England. Semua pertemuan tersebut cenderung memberikan tes kemampuan bank sentral untuk berhasil dalam mengelola ekspektasi pasar.

Euro terhadap USD stabil di level 1,1136, tidak jauh dari level tertinggi satu bulan yang berada di level 1,1218 pada Kamis ketika melonjak setelah Bank Sentral Eropa mereda secara luas, namun juga mengisyaratkan mungkin akan membatasi penurunan suku bunga di masa depan.

USD terhadap yen juga tercatat mendatar setelah pada Jumat kemarin sempat naik 0,6%. Peningkatan risk appetite dengan meningkatnya saham telah mengangkat greenback terhadap yen dari yang rendah 112,225 sampai setinggi di level 114,45.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Berpeluang Perkasa Saat Dolar AS Mengalami Tekanan
Berita Terkini
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
2 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
2 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
2 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
2 jam yang lalu
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
3 jam yang lalu
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved