3 Fakta Unik Turki Anggota NATO, Tapi Gabung BRICS

Jum'at, 29 November 2024 - 08:43 WIB
loading...
3 Fakta Unik Turki Anggota...
Bergabungnya Turki menjadi negara mitra BRICS menjadi momen penting dalam geopolitik. Berikut 3 fakta unik terkait Turki yang menjadi anggota NATO pertama yang aktif dalam entitasi penantang dominasi Barat. Foto/Dok reuters
A A A
JAKARTA - Bergabungnya Turki menjadi negara mitra BRICS menjadi momen penting dalam geopolitik. Turki menjadi anggota NATO pertama dan kandidat lama untuk keanggotaan Uni Eropa yang memiliki peran aktif dalam entitas yang dilihat oleh beberapa analis sebagai penantang dominasi Barat.

Tapi hal ini bukan terobosan besar dalam kebijakan luar negeri Turki. Proposal yang ditujukan kepada BRICS, merupakan perpanjangan dari tindakan penyeimbangan internasional, yang bertujuan untuk mendiversifikasi aliansi sambil mempertahankan hubungan dengan Barat.

Baca Juga: Negara NATO Turki Kepincut Gabung BRICS, AS Beri Respons Tak Terduga

Selama dua dekade menjabat, Recep Tayyip Erdogan telah mempromosikan visi dunia yang tidak berpusat pada Barat dan mencari otonomi global yang lebih besar karena frustrasi dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Di tengah arah kebijakan Ankara, pengaruh BRICS secara global terus tumbuh. Kerja sama di antara anggota BRICS dalam pengembangan energi, perdagangan, dan infrastruktur tumbuh dengan cepat.

Sebagai bagian dari perdagangan global, perdagangan barang antar negara-BRICS meningkat lebih dari dua kali lipat dari tahun 2002 hingga 2022, mencapai 40%.

Pada tahun 2015, group ini menciptakan Bank Pembangunan Baru yang berbasis di Shanghai dengan modal USD50 miliar. Bank, yang dipimpin oleh mantan Presiden Brasil Dilma Rousseff, sejak saat itu telah meminjamkan USD33 miliar terhadap 96 proyek.

Saat ini BRICS berencana menciptakan sistem pembayaran alternatif untuk SWIFT, yang dianggapnya sebagai sistem perbankan internasional yang didominasi Barat. Proyek ini menjadi lebih penting setelah negara-negara Barat memutuskan mendepak Rusia dari SWIFT menyusul invasi negara itu ke Ukraina pada tahun 2022.

1. Diplomasi

BRICS akan mendapat manfaat dari aksesi Turki. Dari sudut pandang geopolitik, keanggotaan Turki akan meningkatkan status kelompok negara-negara berkembang itu sebagai pendukung nonblok, sebagai lawan dari blok dengan agenda anti-Barat – meskipun itu pasti akan meningkatkan kecurigaan Barat tentang Turki.

Sementara itu kondisi BRICS tidak sepenuhnya solid, ketika China dan Rusia ingin membangunnya menjadi entitas anti-Barat. Sedangkan Brasil, India, dan Afrika Selatan lebih suka mengambil sikap yang lebih dekat dengan nonblok.

Kehadiran Turki kemungkinan akan memperkuat pandangan kedua. Hal yang sama berlaku untuk sebagian besar anggota baru, kecuali Iran, yang kemungkinan akan mendekati China dan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Iran Desak BRICS Hancurkan...
Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?
Dominasi Dolar AS Kembali...
Dominasi Dolar AS Kembali Menguat, Pangsa Transaksi Global Tembus 51,1%
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan...
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Rekomendasi
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved