Jonan Pastikan Proyek Kereta Cepat Tak Dapat Jaminan Pemerintah

Rabu, 16 Maret 2016 - 23:33 WIB
Jonan Pastikan Proyek...
Jonan Pastikan Proyek Kereta Cepat Tak Dapat Jaminan Pemerintah
A A A
JAKARTA - Pemerintah baru saja melakukan kesepakatan perjanjian konsensi kereta cepat Jakarta-Bandung dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegaskan dalam proyek tersebut pemerintah tidak memberi jaminan apapun seperti jaminan keuangan, asuransi dan tidak sepeserpun menggunakan dana APBN.

Selain itu, Jonan meminta kepada KCIC untuk segera menyerahkan dokumen kereta cepat yang diperlukan pemerintah. Dokumen ini diperlukan sebagai jaminan untuk penerbitan izin kereta cepat ‎dan baru pertama kalinya pemerintah memberikan konsensi kepada badan usaha asing.

"Ini pertama kali pemerintah memberikan konsensi kepada perusahaan patungan BUMN dan asing di Indonesia, itu memang memakan waktu lama dan detail sekali. Yang paling penting yakni, kita tidak memberikan jaminan, bahkan jaminan keuangan, serta garansi apapun, serta tidak menggunakan dana APBN," kata Jonan di Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Ketentuan ini ditegaskan Jonan dalam ketentuan pembangunan proyek kereta sepanjang 142 kilometer yang menghubungkan Jakarta-Bandung tersebut.

"Meskipun pemerintah tak mengeluarkan dana dan memberikan jaminan keuangan dan garansi dalam bentuk apapun kecuali masalah regulasi saja," jelas dia.

Jonan juga menambahkan bahwa perjanjian konsensi tersebut akan diberikan selama 50 tahun sejak proyek tersebut berjalan. "Karena analisa bisa mencapai 40 tahun lebih tidak mungkin ada spare termasuk potensi dan keuntungan sejak ditetapkan 30 Mei 2019 untuk mulai operasikan kereta api cepat ini," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Izin Operasional Belum...
Izin Operasional Belum Keluar, Sarana dan Prasarana Kereta Cepat Dicek Kemenhub
Kemenhub Targetkan Fasilitas...
Kemenhub Targetkan Fasilitas Pendukung Feeder Kereta Cepat Rampung Akhir 2023
Kemenhub: Izin Operasional...
Kemenhub: Izin Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung Masih Berjalan
Regulasi Kereta Cepat...
Regulasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditargetkan Rampung Awal Tahun 2022
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Berita Terkini
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
17 menit yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
9 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
9 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
10 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
10 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
11 jam yang lalu
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved