IHSG Diramal Lanjutkan Penguatan Terimbas Sentimen Global
Kamis, 17 Maret 2016 - 08:54 WIB
IHSG Diramal Lanjutkan Penguatan Terimbas Sentimen Global
A
A
A
JAKARTA - Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada meramal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini akan melanjutkan penguatan. IHSG diproyeksi akan bergerak pada kisaran 4.828-4.844 dengan Resisten 4.872-4.886.
"Perkiraan kami akan adanya pelemahan lanjutan mampu dihadang IHSG dengan mulai berbaliknya laju IHSG ke zona hijau," kata dia di Jakarta, Kamis (17/3/2016).
Menurut dia, dengan harapan akan adanya potensi pembalikan arah menguat dan imbas positifnya laju bursa saham AS dan Eropa pasca keputusan The Fed, maka laju IHSG dapat melanjutkan kenaikannya.
"Laju IHSG masih menyimpan utang gap di level 4.813-4.835. Meski demikian, kiranya perlu tetap mencermati sentimen yang ada," kata Reza.
Pasca melemah, laju bursa saham AS mampu kembali menguat seiring keputusan The Fed yang masih mempertahankan tingkat suku bunga acuan Fed rate di mana juga berimbas pada berbalik melemahnya laju USD.
The Fed mengindikasikan pertumbuhan ekonomi AS cenderung moderat AS dan akan bertumbuhnya lapangan pekerjaan akan memungkinkan untuk mengetatkan kebijakan tahun ini dengan proyeksi menunjukkan para pembuat kebijakan diharapkan akan menaikan suku bunga acuan di dua kuartal terakhir pada akhir tahun ini. Selain itu, The Fed juga melihat AS terus menghadapi risiko dari ekonomi global yang tidak menentu.
"Perkiraan kami akan adanya pelemahan lanjutan mampu dihadang IHSG dengan mulai berbaliknya laju IHSG ke zona hijau," kata dia di Jakarta, Kamis (17/3/2016).
Menurut dia, dengan harapan akan adanya potensi pembalikan arah menguat dan imbas positifnya laju bursa saham AS dan Eropa pasca keputusan The Fed, maka laju IHSG dapat melanjutkan kenaikannya.
"Laju IHSG masih menyimpan utang gap di level 4.813-4.835. Meski demikian, kiranya perlu tetap mencermati sentimen yang ada," kata Reza.
Pasca melemah, laju bursa saham AS mampu kembali menguat seiring keputusan The Fed yang masih mempertahankan tingkat suku bunga acuan Fed rate di mana juga berimbas pada berbalik melemahnya laju USD.
The Fed mengindikasikan pertumbuhan ekonomi AS cenderung moderat AS dan akan bertumbuhnya lapangan pekerjaan akan memungkinkan untuk mengetatkan kebijakan tahun ini dengan proyeksi menunjukkan para pembuat kebijakan diharapkan akan menaikan suku bunga acuan di dua kuartal terakhir pada akhir tahun ini. Selain itu, The Fed juga melihat AS terus menghadapi risiko dari ekonomi global yang tidak menentu.
(izz)
Lihat Juga :