Wall Street Turun Terseret Pelemahan Harga Minyak
Kamis, 24 Maret 2016 - 07:56 WIB
Wall Street Turun Terseret Pelemahan Harga Minyak
A
A
A
NEW YORK - Wall Street pada perdagabgan kemarin ditutup melemah, karena harga saham minyak dan material turun. Sementara, investor tetap berhati-hati setelah tetjadi ledKan bom mematikan di Belgia.
Seperti dikutip sari Reuters, Kamis (24/3/2016), Indeks Dow Jones industrial average ditutup turun 79,98 poin atau 0,45% ke level 17.502,59, Indeks S&P 500 turun 13,09 poin atau 0,64% ke 2.036,71 dan Nasdaq Composite juga tercatat turun 52,80 poin atau 1,1% ke level 4.768,86.
Indeks S&P 500 jatuh kembali ke dalam wilayah negatif untuk tahun ini setelah menutup positif pada Jumat pekan kemarin untuk pertama kalinya pada 2016.
Saham AS memudar setelah lima pekan mengalami reli oleh komentar pejabat The Fed selama dua hari terakhir yang menyatakan pandangan terkait suku bunga. Kemungkinan lebih dari dua kenaikan suku bunga diharapkan sampai Desember telah mengirim USD lebih tinggi dan menekan harga komoditas.
Delapan dari 10sektor S&P lebih rendah, dipimpin oleh penurunan 2,1 persen sektor energi. Chevron (CVX.N) dan ConocoPhillips (COP.N) berada di antara penurunan terbesar. Utilitas SPLRCU naik 0,7% dan merupakan yang terbaik.
Saham Nike (NKE.N) turun 3,8% menjadi UsD62,44 setelah produsen alas kaki terbesar di dunia melaporkan pendapatan kuartalan di bawah perkiraan. Saham Gilead Sciences (GILD.O) turun 3,9% menjadi USD90,08 sementara Merck (MRK.N) naik 0,09%. Gilead menjadi hambatan terbesar Indeks S&P 500 dan Nasdaq.
Seperti dikutip sari Reuters, Kamis (24/3/2016), Indeks Dow Jones industrial average ditutup turun 79,98 poin atau 0,45% ke level 17.502,59, Indeks S&P 500 turun 13,09 poin atau 0,64% ke 2.036,71 dan Nasdaq Composite juga tercatat turun 52,80 poin atau 1,1% ke level 4.768,86.
Indeks S&P 500 jatuh kembali ke dalam wilayah negatif untuk tahun ini setelah menutup positif pada Jumat pekan kemarin untuk pertama kalinya pada 2016.
Saham AS memudar setelah lima pekan mengalami reli oleh komentar pejabat The Fed selama dua hari terakhir yang menyatakan pandangan terkait suku bunga. Kemungkinan lebih dari dua kenaikan suku bunga diharapkan sampai Desember telah mengirim USD lebih tinggi dan menekan harga komoditas.
Delapan dari 10sektor S&P lebih rendah, dipimpin oleh penurunan 2,1 persen sektor energi. Chevron (CVX.N) dan ConocoPhillips (COP.N) berada di antara penurunan terbesar. Utilitas SPLRCU naik 0,7% dan merupakan yang terbaik.
Saham Nike (NKE.N) turun 3,8% menjadi UsD62,44 setelah produsen alas kaki terbesar di dunia melaporkan pendapatan kuartalan di bawah perkiraan. Saham Gilead Sciences (GILD.O) turun 3,9% menjadi USD90,08 sementara Merck (MRK.N) naik 0,09%. Gilead menjadi hambatan terbesar Indeks S&P 500 dan Nasdaq.
(izz)
Lihat Juga :