Rizal Ramli Beberkan Hasil Pembangunan Poros Maritim Jokowi

Selasa, 29 Maret 2016 - 20:19 WIB
Rizal Ramli Beberkan...
Rizal Ramli Beberkan Hasil Pembangunan Poros Maritim Jokowi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli menjawab pertanyaan masyarakat yang masih ragu tentang pembangunan poros maritim yang diusung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Dia pun membeberkan bukti-bukti yang telah dicapai pemerintah untuk mewujudkan poros maritim.

Dia mengatakan, sejak awal pemerintah telah menggeser alokasi prioritas dari sebelumnya bersifat Jawa centris menjadi Indonesia centris. Tak hanya itu, selama 2015 banyak pelabuhan dan bandar udara (bandara) yang dibangun.

"Saya juga ingin menjelaskan satu hal penting, Presiden Jokowi ingin supaya ada aksi poros maritim. Masih banyak yang bertanya apa benar sudah ada atau belum. Kita menggeser alokasi prioritas dari tadinya Jawa centris menjadi Indonesia centris. Ada ratusan pelabuhan dibangun, airport dibangun selama 2015 dan akan lebih banyak lagi selama 2016," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Selain itu, lanjut mantan Menko bidang Perekonomian ini, pemerintah juga mengembalikan sistem jadwal kapal yang teratur (regular shipping) ke Indonesia Timur yang sebelumnya sempat dihapuskan. Menurutnya, bagi pengusaha lebih penting jadwal yang teratur dibanding biaya yang mahal.

"Esensinya itu, kita ingin agar regular line atau regular shipping jadi kapal jadwalnya teratur dari satu lokasi ke lokasi lain di Indonesia Timur. Itu penting sekali, karena buat pengusaha yang penting jadwalnya teratur. Karena biaya mereka sebetulnya enggak masalah mahal," bebernya.

Pada masa sebelumnya, kata Rizal, pemerintah sempat menghapuskan sistem regular shipping sehingga membuat jadwal kapal menjadi blunder. Akibatnya, yang diuntungkan justru Singapura yang kini menjadi pusat transhipment.

"Nah ini inisiatif Pak Jokowi, kita ingin mengembalikan kembali, ada regular line, ada kepastian usaha sehingga biaya kirim barang ke Indonesia Timur bisa turun. Kalau dari segi biaya, itu rata-rata setengah dari biaya bangun pelabuhan atau airport menunjukkan efektivitas pembiayaan proyek yang semakin baik," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rizal Ramli Kritisi...
Rizal Ramli Kritisi Sistem Ambang Batas dalam Pilkada dan Pilpres
Rizal Ramli Sebut Pembangunan...
Rizal Ramli Sebut Pembangunan Harus Membuat Rakyat Lebih Makmur, Bukan Sebaliknya
Banyak Ancaman, Indonesia...
Banyak Ancaman, Indonesia Butuh Ketahanan Maritim yang Sejati
Dari Indonesia Maritime...
Dari Indonesia Maritime Week 2025, Captain Hakeng Serukan Sinergi Kebangkitan Maritim Indonesia
PIS Jadi Ujung Tombak...
PIS Jadi Ujung Tombak Kemajuan Maritim Indonesia
Emak-emak Taruh Harapan...
Emak-emak Taruh Harapan Besar Pada Rizal Ramli Untuk Bangkitkan Ekonomi
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
41 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved