88 Avenue Bidik Pasar Semarang

Kamis, 31 Maret 2016 - 22:23 WIB
88 Avenue Bidik Pasar...
88 Avenue Bidik Pasar Semarang
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah (Jateng) yang cukup baik dibanding pertumbuhan ekonomi nasional, membuat sejumlah pengembang properti mengincar Jateng, khusunya Kota Semarang sebagai salah satu daerah untuk memasarkan produknya.

Setelah sebelumnya Crown Group salah satu pengembang properti swasta terbesar di Australia, membidik Kota Semarang untuk memasarkan produk-produk propertinya, kini giliran perusahaan properti 88 Avenue yang menyasar pasar Kota Semarang. Mereka memasarkan produk apartemen yang dibangun di Surabaya.

Business Development Advisor 88 Avenue Lilly Tjahnadi mengaku, kota Semarang merupakan pasar cukup potensial, karena pertumbuhan ekonominya stabil. Di sisi lain, Kota Semarang ini cukup strategis karena berada di tengah-tengah Pulau Jawa.

Dia mengatakan, selama ini Advisor 88 Avenue membidik pasar Surabaya, Jakarta dan Indonesia bagian timur. "Potensinya masih sangat besar dan kami berharap bisa menjaring pembeli dari Semarang dan sekitarnya sebayak-banyaknya," ujarnya di Semarang, Kamis (31/3/2016).

Menurutnya, apartemen yang saat ini dikembangkan di Surabaya, memiliki nilai investasi yang besar karena berada di lokasi yang strategis dan berada di pusat pertumbuhan ekonomi Surabaya.

"Apartemen yang kita bangun mempunyai standar berkonsep internasional yaitu modern dan sesuai dengan gaya hidup saat ini hingga 20 tahun ke depan," ucap Lilly.

Managing Director 88 Avenue Kevin Yaphon Sanjoto menambahkan, pasar kota Semarang saat ini memang masih kecil. Bahkan baru satu orang yang membeli apartemen yang dibangun 88 Avenue.

Namun, dengan kondisi perekonomian Semarang yang cukup stabil, pihaknya optimis mampu menjaring pembeli dari Semarang sebanyak-banyaknya. "Kami targetkan paling tidak bisa menjaring 100-an pembeli," tambahnya.

Menurutnya, apartemen yang ditawarkan memiliki harga mulai dari kisaran Rp780 juta-Rp3,5 miliar. Sementara, luas unitnya cukup beragam yaitu 32 m2, 40 m2, 60 m2, dan 88 m2 serta untuk kelas premium.

"Kami juga ada tipe soho dengan luas mulai dari 125 m2-175 m2. Kami ingin memberikan pelayanan yang maksimal kepada para konsumen," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Persiapkan Modal Anda,...
Persiapkan Modal Anda, Bakal Ada Proyek Properti Menjanjikan
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved