Harga BBM Turun Positif bagi Pasar Modal

Jum'at, 01 April 2016 - 11:54 WIB
Harga BBM Turun Positif...
Harga BBM Turun Positif bagi Pasar Modal
A A A
JAKARTA - Analis PT Infovesta Utama Praska Putrantyo menilai, turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium mulai hari ini dinilai akan berdampak positif terhadap pasar modal dan ekonomi Tanah Air secara keseluruhan.

Menurutnya, dampak positif tersebut dirasakan oleh perusahaan terbuka atau emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu turunnya biaya operasional. (Baca: Harga BBM Premium Turun Jadi Rp6.450/Liter, Solar Rp5.150/Liter)

"Terkait dengan keputusan pemerintah turunkan BBM pada 1 April tentu berdampak positif bagi pasar modal dan ekonomi. Untuk pasar modal positif dirasakan emiten penurunan biaya operasional dan menunjang peningkatan profit kuartal berikutnya," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Sementara, kata dia, dampaknya terhadap ekonomi negara yaitu bisa adanya perbaikan daya beli masyarakat karena biaya transportasi yang akan turun.

"Untuk ekonomi bisa perbaikan daya beli masyarakat. Biaya transportasi turun, harapannya biaya bahan baku bisa terkendali," kata Praska.

Di sisi lain, turunnya harga premium tidak otomatis akan menurunkan angka inflasi, pasalnya masih ada momentum Hari Raya Idul Fitri yang berpotensi mengerek harga. "Untuk inflasi sendiri dengan penurunan harga BBM masih bisa akan naik. Momentum hari raya akhir kuartal II/2016 nanti," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Ubah Aturan Distribusi...
Jokowi Ubah Aturan Distribusi dan Harga Jual Eceran BBM, Premium Gimana?
Perubahan Harga BBM...
Perubahan Harga BBM RI dalam 10 Tahun Terakhir, Premium Sempat Rp4.500/Liter
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite
Subsidi Energi Bengkak...
Subsidi Energi Bengkak hingga Rp502 Triliun, Pengamat: Hapus Premium!
Premium dan Pertalite...
Premium dan Pertalite Dihapus, Pemerintah Tetap Harus Subsidi BBM
Mitos atau Fakta Bensin...
Mitos atau Fakta Bensin Oktan Tinggi Bikin Irit
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved