Sindir Bank BUMN Soal Pembiayaan, Hipmi Ingin Bank Industri

Sabtu, 02 April 2016 - 15:12 WIB
Sindir Bank BUMN Soal...
Sindir Bank BUMN Soal Pembiayaan, Hipmi Ingin Bank Industri
A A A
JAKARTA - Pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyindir perbankan pelat merah yang dinilai tebang pilih soal pembiayaan bagi dunia usaha. Pasalnya, ‎empat bank BUMN yakni Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN dinilai hanya mau membiayai usaha yang sudah besar dan berkembang.

Ketua Umum Hipmi, Bahlil Lahadalia mengatakan perbankan nasional seharusnya juga didorong untuk membiayai industri baru yang berkembang. Selama ini, persentase pembiayaan dari perbankan tersebut masih lemah hanya sekitar 15%.

"Bank itu pelat merah, tapi mereka tidak didorong membiayai industri baru yang berkembang. Yang dibiayai yang sudah besar saja. ‎Kurang mendukung ushaa kecil, baru 15%," katanya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (2/4/2016).

Lanjut dia menurutnya regulasi yang ada belum cukup memberikan iklim positif bagi pengembangan industri nasional, khususnya terkait pembiayaan dari perbankan. Karena itu, beberapa waktu lalu pihaknya sempat mengusulkan untuk dibentuknya bank industri yang fokus memberikan pembiayaan terhadap industri nasional.

"‎Jujur saja, regulasi belum memberikan nuansa positif bagi pengembangan industri dalam sektor pembiayaan. Karena pembiayaan perbankan di kita itu susah sekali. Makanya Hipmi dalam waktu 2 tahun kemarin mengusulkan adanya bank industri, ada yang khusus membiayai ke sana," imbuh dia.

Karena menurutnya, sehebat apapun konsep yang ditawarkan pemerintah dalam membuat peta jalan (roadmap) industri, namun jika pembiayaan susah maka akan percuma. Apalagi, roadmap yang disusun pemerintah saat ini justru masih belum jelas arahnya.

"Sehebat apapun itu konsep dari pemerintah dalam membuat roadmap tapi kalau tidak ada pembiayaannya akan susah.‎ Roadmap yang ada agak goyang, belum pasti arahnya kemana. Tapi dari kami, yang harus kita lakukan adalah kebutuhan nasional dulu. Karena jangan sampai market kita menjadi market bagi industri dari negara lain," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akbar Buchari Resmi...
Akbar Buchari Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI Periode 2022-2025
Refleksi Peran Wirausaha...
Refleksi Peran Wirausaha Bangun Bangsa, HIPMI Dorong 10 Juni Jadi Hari Kewirausahaan Nasional
Bursa Calon Ketum HIPMI,...
Bursa Calon Ketum HIPMI, Akbar Buchori Dapat Dukungan dari Bobby Nasution
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
HIPMI Punya Pemimpin...
HIPMI Punya Pemimpin Baru, Begini Pesan Bahlil Lahadalia
Jelang Musdalub Hipmi...
Jelang Musdalub Hipmi DIY, Pendaftaran Calon Ketua Umum Dibuka
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
24 menit yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
32 menit yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
37 menit yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
1 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved