Bangun Pusat Logistik Berikat, Jokowi Ingin Tiru Dubai

Senin, 04 April 2016 - 13:11 WIB
Bangun Pusat Logistik...
Bangun Pusat Logistik Berikat, Jokowi Ingin Tiru Dubai
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi mengungkapkan, pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) yang dilakukan Indonesia saat ini pada dasarnya adalah keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Indonesia seperti Dubai, yang memiliki gudang logistik multifungsi dan mampu menampung bahan baku ‎untuk kebutuhan industri.

(Baca Juga: Tekan Biaya, Kawasan Logistik Berikat Ibarat Supermarket)

Dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Dubai Aluminium dan Dubai Port tahun lalu, kata Heru, mantan Gubernur DKI ‎Jakarta tersebut langsung memerintahkan kepada para menteri dalam jajarannya agar di Tanah Air juga dibangun gudang logistik serupa.

"Kalau ada yang bertanya, ini serius tidak PLB. Ini sangat serius. Karena political will-nya itu jelas dari Presiden. Kalau kita lihat Presiden ke Dubai, beliau meninjau PLB, maka perintah ke jajaran di bawahnya, kira-kira beliau ngomong, kenapa kita tidak punya ini di Indonesia," katanya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Karena itu, dalam Paket Kebijakan Ekonomi ‎Jilid II yang bertema logistik, Presiden langsung memerintahkan untuk membuat PLB agar logistik di Indonesia lebih murah dan efisien. Apalagi, Indonesia memiliki potensi pasar cukup besar dengan jumlah penduduk yang sebesar 255 juta jiwa.

"Indonesia penduduknya separo negara ASEAN. Berarti besar. Kalau logistik masih 24%, maka tentunya potensi yang besar ini tidak akan terlalu maksimal," imbuh dia.

Dia menambahkan, Presiden Jokowi saat meresmikan pengoperasian PLB di kawasan Cakung beberapa waktu lalu, ‎juga meminta agar para pengusaha PLB ini dapat menarik penimbunan barang ekspor dan impor yang sebelumnya di negara tetangga ke Indonesia.

"‎Lakukan apapun, pindahin yang namanya logistik dari luar negeri ke Indonesia. Pindahin semua. Karena 255 juta market yang besar.‎ Sehingga PLB juga harus ada di semua pulau. Ada di semua provinsi, ada di semua daerah. Sehingga kita jadi semakin efisien," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Sebut Kawasan...
Menperin Sebut Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Jadi Pintu Masuk Impor Ilegal
Fasilitas Pusat Logistik...
Fasilitas Pusat Logistik Berikat Bantu PT Seo Heung Indoraya Tingkatkan Produktivitas
KAI Logistik Kembangkan...
KAI Logistik Kembangkan Kawasan Ronggowarsito Pusat Logistik Terintegrasi
Korea Hightech Indonesia...
Korea Hightech Indonesia Terima Izin Fasilitas Kawasan Berikat
Ekspor dan Impor Merangkak...
Ekspor dan Impor Merangkak Naik, Perusahaan Penyedia Jasa Logistik Belum Kebagian Banyak
Layanan Logistik Efisien,...
Layanan Logistik Efisien, Ekspor Impor Tumbuh Subur
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
40 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
1 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved