Ekspor dan Impor Merangkak Naik, Perusahaan Penyedia Jasa Logistik Belum Kebagian Banyak
Senin, 26 April 2021 - 09:53 WIB
loading...
Peningkatan volume ekspor dan impor berdampak terhadap peningkatan pengiriman baru dinikmati perusahaan nasional untuk transportasi domestiknya. Pengiriman internasional masih dinikmati pelayaran asing. Foto/Dok
A
A
A
BANDUNG - Pemulihan ekonomi Indonesia tercatat terus membaik ditandai dengan kinerja ekspor dan impor Indonesia pada Maret 2021 maupun Triwulan I tahun 2021 yang menunjukan kinerja cukup baik. Chairman Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi menyatakan, berdasarkan data BPS yang dirilis minggu lalu (15/4), nilai ekspor Indonesia Maret 2021 mencapai USD18,35 miliar atau naik 20,31%. Angka tersebut naik dibanding Februari 2021 dan naik 30,47% dibanding Maret 2020.
Ekspor pada periode itu didominasi industri sebesar 80,84%, disusul tambang 12,07%, migas 4,94%, dan pertanian 2,15%. Secara kumulatif, nilai ekspor pada Januari–Maret 2021 mencapai USD48,90 miliar atau meningkat 17,11% dibanding periode yang sama tahun 2020.
Baca Juga: Berkat 3 Sektor Ini, Ekspor Manufaktur RI Moncer di Kuartal I
Sementara, nilai impor Indonesia Maret 2021 mencapai USD16,79 miliar, dimana meningkat mencapai 26,55% dibandingkan Februari 2021 atau naik 25,73% dibandingkan Maret 2020. Struktur impor pada Maret 2021 yang didominasi bahan baku atau penolong sebesar 77,26% dan barang modal sebesar 14,34%.
"Peningkatan volume ekspor dan impor berdampak secara langsung terhadap sektor logistik ini, yaitu berupa inland transport antara pelabuhan dan lokasi pengguna, maupun pelayaran domestik," jelas dia.
Ekspor pada periode itu didominasi industri sebesar 80,84%, disusul tambang 12,07%, migas 4,94%, dan pertanian 2,15%. Secara kumulatif, nilai ekspor pada Januari–Maret 2021 mencapai USD48,90 miliar atau meningkat 17,11% dibanding periode yang sama tahun 2020.
Baca Juga: Berkat 3 Sektor Ini, Ekspor Manufaktur RI Moncer di Kuartal I
Sementara, nilai impor Indonesia Maret 2021 mencapai USD16,79 miliar, dimana meningkat mencapai 26,55% dibandingkan Februari 2021 atau naik 25,73% dibandingkan Maret 2020. Struktur impor pada Maret 2021 yang didominasi bahan baku atau penolong sebesar 77,26% dan barang modal sebesar 14,34%.
"Peningkatan volume ekspor dan impor berdampak secara langsung terhadap sektor logistik ini, yaitu berupa inland transport antara pelabuhan dan lokasi pengguna, maupun pelayaran domestik," jelas dia.
Lihat Juga :