Pemanfaatan Bandara Halim Perdanakusuma Dievaluasi

Senin, 11 April 2016 - 21:13 WIB
Pemanfaatan Bandara...
Pemanfaatan Bandara Halim Perdanakusuma Dievaluasi
A A A
JAKARTA - Komisi V DPR RI bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyepakati perlunya evaluasi Bandar Udara (Bandara) Halim Perdanakusuma sebagai penerbangan sipil. Hal ini terkait insiden tabrakan antara pesawat Batik Air dengan TransNusa, pada 4 April 2016 lalu.

Ketua Komisi V DPR, Fary Djemi Francis mengatakan, pihaknya merekomendasikan evaluasi dan kajian yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan pangkalan udara Halim Perdana Kusuma untuk penerbangan sipil selambat-lambatnya enam bulan sejak rekomendasi tersebut keluar.

"Kami meminta Kemenhub, untuk melakukan kajian yang komprehensif melihat kelayakan keselamatan apabila penerbangan sipil tetap dilaksanakan di Bandara Halim Perdanakusuma. Ketika rekomendasi KNKT juga keluar terkait kejadian Batik Air dan TransNusa, maka kajian tersebut sudah harus dijalankan paling lama enam bulan," ujarnya, usai rapat kerja antara Komisi V DPR bersama Kementerian Perhubungan, Senin (11/4/2016).

Dia mengatakan, pihaknya di Komisi V mendapatkan banyak catatan mengenai kondisi pangkalan udara Halim yang juga menjadi penerbangan reguler komersial. "Ada beberapa catatan misalnya, kondisi runway yang seharusnya perlu diperbaiki. Kemudian, ada persoalan Angkasa Pura II terkesan telat melakukan perbaikan," bebernya.

Di tempat yang sama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, bahwa selama enam bulan, setelah KNKT mengeluarkan rekomendasi atau temuan, pihaknya di kemenhub akan menindaklanjuti dengan melakukan kajian. Hal tersebut terkait pada kelaikan Bandara Halim sebagai penerbangan berjadwal atau hanya bersifat general aviation (carter).

"Kita lihat nanti kajiannya seperti apa. kalau tetap layak sebagai penerbangan sipil, maka perbaikannya harus banyak, termasuk meningkatkan kedisiplinan para pemangku kepentingan yang ada di Bandara Halim," tegasnya.

Jonan menambahkan, jika bandara tersebut (Halim) tidak memadai sebagai penerbangan sipil maka bisa dialihkan ke bandara Internasional Soekarno-Hatta. "kalau mau dipindah ke bandara Soetta saya kira tidak masalah kalau dari sisi pelayanan udara. Tapi kalau dari sisi darat, perlu minta pertimbangan AP II juga. Sebab perluasan khan juga sedang dibangun di sana," pungkas Jonan.

Wakil Ketua Komisi V DPR, Muhidin M Said mengatakan, pengelolaan status bandara harus betul-betul jernih dan tidak saling tumpang tindih. "Makanya, kita perlu kajian yang lebih komprehensif. Nanti dilihat kajiannya seperti apa, kalau memang layak, ya kita pertimbangkan TNI AU untuk dibuatkan landasan baru ataukah bandara Halim bisa untuk kedua-duanya dengan catatan bandara diperluas. Apapun itu, kita lihat kajiannya enam bulan ke depan," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Batik Air dan Otoritas...
Batik Air dan Otoritas Bandara Investigasi Insiden Pesawat Tabrak Garbarata
WN Amerika Ngamuk Kehilangan...
WN Amerika Ngamuk Kehilangan Handphone di Bandara Soetta, Ini Penjelasan Batik Air
Pesawat Sundul Garbarata...
Pesawat 'Sundul' Garbarata di Bandara Bali, Ini Penjelasan Batik Air
Cuaca Buruk, 3 Pesawat...
Cuaca Buruk, 3 Pesawat Lion Air -Batik Air Tujuan Soekarna-Hatta Dialihkan ke Kertajati
Batik Air Ditabrak Minibus...
Batik Air Ditabrak Minibus di Bandara Soetta, Alvin Lie: Pengawasannya Lemah!
Pesawat Batik Rute Kualanamu-Jakarta...
Pesawat Batik Rute Kualanamu-Jakarta Hampir Gagal Terbang
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
10 Bandara InJourney...
10 Bandara InJourney Airports Terbaik di Asia Pasifik 2024!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved