BPK Temukan Ribuan Kasus Berpotensi Rugikan Negara Rp9,87 T
Selasa, 12 April 2016 - 12:14 WIB
BPK Temukan Ribuan Kasus Berpotensi Rugikan Negara Rp9,87 T
A
A
A
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 2.537 masalah keuangan yang berpotensi terhadap kerugian keuangan negara senilai Rp9,87 triliun selama semester II 2015.
Ketua BPK Harry Azhar Aziz merinci angka kerugian tersebut yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp710,91 miliar, potensi kerugian negara senilai Rp1,15 triliun, dan kekurangan penerimaan negara senilai Rp8 triliun.
Sementara, kata dia, BPK juga memeriksa ratusan objek yang terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah daerah serta BUMD dan BUMN dana badan lainnya. "BPK memeriksa 704 objek pemeriksaan, terdiri atas 92 objek pada pemerintah pusat, 571 objek pemerintah daerah dan BUMD dan 42 objek BUMN dan badan lainnya," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Selain itu, berdasarkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) semester II/2015, BPK mengungkapkan ada 6.548 temuan yang memuat 8.733 permasalahan.
Temuan tersebut terdiri atas 6.558 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp11,49 triliun dan 2.175 masalah kelemahan SPI. "Berdasarkan jenis pemeriksaannya, terdiri atas 35 objek pemeriksa keuangan, 277 pemeriksa kinerja dan 392 pemeriksa dengan tujuan tertentu," pungkas Harry.
Ketua BPK Harry Azhar Aziz merinci angka kerugian tersebut yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp710,91 miliar, potensi kerugian negara senilai Rp1,15 triliun, dan kekurangan penerimaan negara senilai Rp8 triliun.
Sementara, kata dia, BPK juga memeriksa ratusan objek yang terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah daerah serta BUMD dan BUMN dana badan lainnya. "BPK memeriksa 704 objek pemeriksaan, terdiri atas 92 objek pada pemerintah pusat, 571 objek pemerintah daerah dan BUMD dan 42 objek BUMN dan badan lainnya," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Selain itu, berdasarkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) semester II/2015, BPK mengungkapkan ada 6.548 temuan yang memuat 8.733 permasalahan.
Temuan tersebut terdiri atas 6.558 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp11,49 triliun dan 2.175 masalah kelemahan SPI. "Berdasarkan jenis pemeriksaannya, terdiri atas 35 objek pemeriksa keuangan, 277 pemeriksa kinerja dan 392 pemeriksa dengan tujuan tertentu," pungkas Harry.
(izz)
Lihat Juga :