Tiga Negara Lirik Kopi Pagaralam

Rabu, 13 April 2016 - 00:13 WIB
Tiga Negara Lirik Kopi...
Tiga Negara Lirik Kopi Pagaralam
A A A
PAGARALAM - Pulau Sumatera terkenal dengan hasil kopinya, mulai kopi Aceh, Sidikalang, Siborong-borong, hingga kopi Lampung. Tapi Anda pernah mengenal kopi Pagaralam? Bila belum, Anda kalah dengan investor dari Belanda, Jerman, dan Australia yang melirik kopi Pagaralam dari Sumatera Selatan.

Walikota Pagaralam, Ida Fitriati Basjuni mengatakan investor asal Belanda, Jerman, dan Australia melirik kopi Pagaralam, karena kopi dari dataran tinggi Gunung Dempo ini memiliki cita rasa berbeda dari kopi lainnya.

“Rasa kopi kita (Pagaralam) digemari masyarakat Eropa. Beberapa investor dari Jerman, Belanda, dan Australia berminat melakukan kerja sama,” kata Ida, Selasa (12/4/2016).

Para investor asing itu sedang menggali tentang potensi kopi dan holtikultura yang ada di Kota Pagaralam. Mereka juga meninjau langsung sejumlah lahan pertanian dan perkebunan di daerah Dempo Utara, seperti Bumi Agung dan Kerinjing.

Selanjutnya para investor Jerman, Belanda dan Australia, akan membuat nota kesepakatan dengan petani. Jika ditemukan suatu kesepakatan, bukan tidak mungkin potensi yang ada bisa dikembangkan dengan baik.

"Kita tinggal menunggu mereka membuat rencana melakukan MoU langsung dengan petani tentang pengembangan kopi, sayur dan buah. Kita sangat berharap hubungan kerjasama ini dapat berjalan sehingga hasil perkebunan dan pertanian di Kota Pagaralam bisa dihargai tinggi," tegasnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kota Pagaralam, Jumaldi Jani mengatakan, sejak tahun 2011, sudah banyak investor datang untuk pengolahan kopi termasuk sumber daya alam yang ada di Pagaralam. Pasalnya, ribuan hektar kebun kopi yang terdapat di Kota Pagaralam dengan jenis robusta. Namun, ada sebagian kecil jenis arabika, dengan produksi mencapai 54.000 ton per tahun.

"Produksi kopi di Kota Pagaralam dipengaruhi cuaca sehingga hasil yang didapat fluktuatif. Namun Pagaralam merupakan daerah produsen kopi terbesar di Sumsel, dan pemasok utama ekspor Provinsi Lampung," papar dia.

Kata Jumaldi, dari data yang berhasil dihimpun rata-rata 31% dari total ekspor kopi Indonesia adalah tujuan Eropa. Dengan semakin meningkatnya permintaan kopi dunia dari negara Eropa, ini menjadi peluang bagi petani Pagaralam.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Punya Cita Rasa Tinggi,...
Punya Cita Rasa Tinggi, Kopi Indonesia Layak Dijual Mahal
Kopi Sumatera Mendunia,...
Kopi Sumatera Mendunia, Starbucks Klaim Pembeli Terbesar Jenis Arabika
Kopi Sehat Australia...
Kopi Sehat Australia Panaskan Pasar Kopi Indonesia
Kopi Industri Bisa Bikin...
Kopi Industri Bisa Bikin Seruputan Devisa Jadi Lebih Nikmat
Pecinta Kopi Australia...
Pecinta Kopi Australia Minati Robusta Indonesia Asal Jangsi dan Pagar Alam
Produksi Kopi Indonesia...
Produksi Kopi Indonesia Terus Digenjot hingga Sejajar dengan Luas Lahan Panen
Berita Terkini
SIG Catat Penjualan...
SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
8 menit yang lalu
Sambil Jalan-jalan ke...
Sambil Jalan-jalan ke PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Bebas Denda
28 menit yang lalu
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
42 menit yang lalu
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
1 jam yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
1 jam yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved