IHSG dan Bursa Asia Dibuka Kompak Menguat
Rabu, 13 April 2016 - 09:15 WIB
IHSG dan Bursa Asia Dibuka Kompak Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka melanjutkan penguatan dari penutupan kemarin. IHSG naik 21,35 poin atau 0,44% ke level 4.850,92 seiring dengan menghijaunya bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup IHSG naik 42,60 atau 0,89% ke level 4.829,57 di tengah membaiknya mayoritas bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari CNBC, pasar saham Asia pada perdagangan hari ini berhasil dibuka menguat, setelah kenaikan harga minyak membuat indeks Wall Street kemarin berakhir menguat.
Indeks Australia ASX 200 naik 1,18% pada awal perdagangan didoorng didorong oleh sub indeks keuangan yang naik 1,07%, energi dan material yang masing-masing naik 2,81% dan 2,76%.
Di Jepang, Indeks Nikkei N225 menguat 1,42% yang didukung oleh relatif kelemahan dalam yen terhadap USD. Di mana uSD terhadap yen diperdagangkan di level 108,64, sedikit lebih tinggi dari posisi sebelumnya yang berada di level 108,53.
Eksportir utama Jepang sebagian besar membaik, dengan saham Toyota naik 0,64%, Nissan lebih tinggi sebesar 1,71% dan Honda naik 1,48%. Namun, saham Sony terlihat menurun 0,23%. Pelemahan yen menjadi positif bagi eksportir karena akan meningkatkan keuntungan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.
Indeks Hang Seng naik 68,81 poin atau 0,34% ke level 20,509.62, Indeks Shanghai naik 30,83 poin atau 1,02% ke level 3.054,47, Indeks Strait Times juga terlihat naik 41,12 poin atau 1,46% ke level 2.855,77.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya berada di wilayah positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 0,88% disusul sektor pertambangan yang naik 0,84%. Sementara, sektor yang melemah hanya sektor industri dasar yang turun 0,04%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 8 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,07 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp12,83 miliar dan aksi beli Rp13,91 miliar. Tercatat 33 saham menguat, 5 saham melemah dan 7 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp600 menjadi Rp98.975, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp67.800, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp225 menjadi Rp15.225.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp19.850, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) turun Rp50 menjadi Rp9.050, dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp25 menjadi Rp5.400.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup IHSG naik 42,60 atau 0,89% ke level 4.829,57 di tengah membaiknya mayoritas bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari CNBC, pasar saham Asia pada perdagangan hari ini berhasil dibuka menguat, setelah kenaikan harga minyak membuat indeks Wall Street kemarin berakhir menguat.
Indeks Australia ASX 200 naik 1,18% pada awal perdagangan didoorng didorong oleh sub indeks keuangan yang naik 1,07%, energi dan material yang masing-masing naik 2,81% dan 2,76%.
Di Jepang, Indeks Nikkei N225 menguat 1,42% yang didukung oleh relatif kelemahan dalam yen terhadap USD. Di mana uSD terhadap yen diperdagangkan di level 108,64, sedikit lebih tinggi dari posisi sebelumnya yang berada di level 108,53.
Eksportir utama Jepang sebagian besar membaik, dengan saham Toyota naik 0,64%, Nissan lebih tinggi sebesar 1,71% dan Honda naik 1,48%. Namun, saham Sony terlihat menurun 0,23%. Pelemahan yen menjadi positif bagi eksportir karena akan meningkatkan keuntungan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.
Indeks Hang Seng naik 68,81 poin atau 0,34% ke level 20,509.62, Indeks Shanghai naik 30,83 poin atau 1,02% ke level 3.054,47, Indeks Strait Times juga terlihat naik 41,12 poin atau 1,46% ke level 2.855,77.
Sektor saham dalam negeri hampir semuanya berada di wilayah positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 0,88% disusul sektor pertambangan yang naik 0,84%. Sementara, sektor yang melemah hanya sektor industri dasar yang turun 0,04%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 8 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,07 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp12,83 miliar dan aksi beli Rp13,91 miliar. Tercatat 33 saham menguat, 5 saham melemah dan 7 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp600 menjadi Rp98.975, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp67.800, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp225 menjadi Rp15.225.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp19.850, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) turun Rp50 menjadi Rp9.050, dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp25 menjadi Rp5.400.
(izz)
Lihat Juga :