DJP Akui Tak Bisa Tarik Pajak dari Data Panama Papers

Rabu, 13 April 2016 - 15:35 WIB
DJP Akui Tak Bisa Tarik...
DJP Akui Tak Bisa Tarik Pajak dari Data Panama Papers
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Ken Dwijugiasteadi mengaku tidak bisa menarik pajak dari data Panama Papers, meski di dalamnya ada nama orang Indonesia yang menaruh uang atau asetnya di negara tax havens.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki data yang lebih lengkap karena Ken mengakui mendapatkan data utamanya ‎dari otoritas pajak negara G20 yang dia terima tahun lalu, saat Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro hadir dalam pertemuan tersebut.

"Saya punya data lebih lengkap yang saya dapat tahun lalu dari otoritas pajak negara-negara G20. Data yang di Panama Papers itu tidak bisa kita tarik pajaknya. Itu cuma nama saja. Tidak lengkap seperti yang sudah ada di data kami," kata Ken dalam Forum Dialog Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Ken melanjutkan, data-data yang dia miliki dari otoritas pajak negara G20 tahun lalu merupakan data lengkap meliputi, nama orangnya, nomor rekening, besar asetnya, alamat rumah, nomor pajak dan bank nya. "Jumlah kekayaan mereka ada. Jumlahnya berapa, itu bukan kewenangan saya menjawab. Pokoknya banyak," kata Ken.

Menurutnya, jika nama-nama yang ada dalam Panama Papers cocok dengan data milik DJP, maka pihaknya akan usut tuntas mengenai kewajiban pajaknya. "Kita pasti akan cek. Detil-detil angka dan asetnya, pajak yang harus dibayarkannya, kita cek sekali kalau memang dia melanggar," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waduh, Sri Mulyani Lihat...
Waduh, Sri Mulyani Lihat Masih Ada Celah Penggelapan Pajak di Indonesia
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Amankan Rp2,8 Triliun...
Amankan Rp2,8 Triliun dari Penegakan Hukum Pajak, DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
1 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
1 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
1 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
2 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
2 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
2 jam yang lalu
Infografis
Zionis Israel Tak Bisa...
Zionis Israel Tak Bisa Hancurkan Hamas secara Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved