Dirjen Pajak Anggap Panama Papers Hal Biasa

Rabu, 13 April 2016 - 17:18 WIB
Dirjen Pajak Anggap...
Dirjen Pajak Anggap Panama Papers Hal Biasa
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi menganggap kebocoran data pajak Panama Papers hal yang biasa. Ken mengatakan pihaknya lebih fokus kepada individu atau badan usaha yang bayar pajak.

Lanjut dia, data dalam Panama Papers juga tidak menjadi acuan pihaknya untuk mencari para pengemplang pajak. Karena dalam data tersebut, bisa saja orang-orangnya sudah membayar pajak.

“Bagi saya Panama Papers itu hal biasa. Yang penting orang itu bayar pajak tepat waktu, selesai!” kata Ken di kantor DPP HIPMI Jakarta, Rabu (13/4/2016).

(Baca: DJP Akui Tak Bisa Tarik Pajak dari Data Panama Papers)

Menurut dia, keberadaan nama orang Indonesia bukan hanya ada di Panama Papers, melainkan juga di negara-negara surga pajak. Termasuk di Singapura yang tarif pajaknya rendah, terdapat beberapa orang Indonesia di sana.

"Bagi saya, data Panama itu hanya mengkonfirmasi. Nama-nama orang Indonesia bukan hanya ada di data Panama, tapi juga di negara-negara yang menganut tax havens," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waduh, Sri Mulyani Lihat...
Waduh, Sri Mulyani Lihat Masih Ada Celah Penggelapan Pajak di Indonesia
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Amankan Rp2,8 Triliun...
Amankan Rp2,8 Triliun dari Penegakan Hukum Pajak, DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Zikir Singkat Pagi dan...
Zikir Singkat Pagi dan Sore Hari, Memiliki Keutamaan Luar Biasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved