BPS Nilai Moratorium Lahan Sawit dan Tambang Tak Berbahaya

Jum'at, 15 April 2016 - 13:30 WIB
BPS Nilai Moratorium...
BPS Nilai Moratorium Lahan Sawit dan Tambang Tak Berbahaya
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menilai, langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‎melakukan pembekuan (moratorium) atas penerbitan izin penggunaan lahan tambang dan lahan kelapa sawit tidak akan membahayakan ekspor produk tersebut. Pasalnya, nilai ekspor kedua komoditi tersebut saat ini cukup tinggi.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, moratorium yang dilakukan pemerintah tersebut pada dasarnya untuk izin terbit lahan baru kelapa sawit dan tambang. Hal ini untuk mengoptimalkan lahan kelapa sawit dan tambang yang telah ada saat ini.

(Baca: Jokowi Siapkan Moratorium Lahan Kelapa Sawit dan Tambang)

"‎Moratorium penambahan yang baru ya. Asal yang sekarang dioptimalkan, kan kita ekspor dari hasil kelapa sawit cukup tinggi. Jadi mengoptimalkan yang ada. Moratorium itu tidak membuka lahan baru mungkin ya," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Menurutnya, lahan perkebunan kelapa sawit dan tambang yang ada saat ini sudah cukup luas. Sehingga, petani kebun tinggal meningkatkan produktivitas agar produksinya tidak turun dan nilai ekspor dua komoditi tersebut tidak ikut merosot.

"Kalau yang sekarang ditata, bagaimana yang ada kan cukup luas tapi bagaimana supaya menghasilkan dan produktivitasnya lebih tinggi. Jadi belum tentu membahayakan," ujar dia.

Sebelumnya, Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menyiapkan moratorium untuk lahan kelapa sawit dan lahan tambang setelah pemerintah resmi mengeluarkan aturan penundaan pemberian izin baru di lahan gambut mulai 13 Mei 2015. Hal ini tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 8/2015 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Primer dan Lahan Gambut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Jokowi pada acara Gerakan Nasional Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Rangka Hari Hutan Internasional, di Pulau Karya, Kepulauan Seribu. "Siapkan moratorium kelapa sawit, siapkan wilayah moratorium wilayah-wilayah pertambangan," kata Jokowi kemarin.

Baca:

Ini Alasan Pemerintah Moratorium Lahan Sawit dan Tambang
Gapki Tunggu Penjelasan Pemerintah Terkait Moratorium Perkebunan Sawit
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komitmen YIDH Dukung...
Komitmen YIDH Dukung Pelaksanaan Peta Jalan Menuju Sawit Berkelanjutan di Aceh
Sejumlah Masalah yang...
Sejumlah Masalah yang Bikin Pengusaha Sawit dan Masyarakat Tidak Akur
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Pengolahan yang Baik...
Pengolahan yang Baik Jadikan Limbah Cair Pabrik Sawit Bernilai Ekonomi Tinggi
Aspekpir Kolaborasi...
Aspekpir Kolaborasi Buat Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit
Wujudkan Perkebunan...
Wujudkan Perkebunan Berkelanjutan, SPKS Dorong Kemitraan Usaha dengan Petani
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
7 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
7 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
8 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
8 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
9 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
9 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved