IHSG dan Bursa Asia Dibuka Kompak Menguat
Selasa, 19 April 2016 - 09:14 WIB
IHSG dan Bursa Asia Dibuka Kompak Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka berhasil melanjutkan penguatan dari penutupan kemarin yang berada di zona hijau. IHSG hari ini dibuka menguat 12,25 poin atau 0,25% ke level 4.877,79 seiring menguatnya bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin tutup menguat cukup tinggi hingga 41,97 poin atau 0,87% ke level 4.865,53 di tengah melemahnya bursa utama Asia.
Seperti dikutip dari CNBC hari ini, pasar saham Asia dibuka lebih tinggi setelah harga minyak mengalami kerugian dan memperkuat keuntungan di Indeks Wall Street.
Indeks Australia, ASX 200 naik 1,54% pada awal perdagagan, dengan sub indeks energi memimpin kenaikan. Sementara, Indeks Jepang Nikkei melonjak 3,57%, didorong oleh yen yang relatif lemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan karena pelaku pasar terpengaruh tingkat kerusakan akibat gempa bumi pekan lalu.
Selain itu, Indeks Hang Seng naik 276,63 atau 1,31% ke level 21.438,13, Indeks Shanghai menguat 17,48 poin atau 0,58% ke level 3.051,14, dan Indeks Straits Times naik 27,04 poin atau 0,93% ke level 2.944,79.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp31 miliar dengan 13 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp7,17 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp13,09 miliar dan aksi beli Rp20,27 miliar. Tercatat 24 saham menguat, 10 saham melemah dan 11 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp67.300, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp250 menjadi Rp44.650, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp125 menjadi Rp10.325.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp400 menjadi Rp99.000, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) turun Rp175 menjadi Rp8.725, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp150 menjadi Rp20.000.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin tutup menguat cukup tinggi hingga 41,97 poin atau 0,87% ke level 4.865,53 di tengah melemahnya bursa utama Asia.
Seperti dikutip dari CNBC hari ini, pasar saham Asia dibuka lebih tinggi setelah harga minyak mengalami kerugian dan memperkuat keuntungan di Indeks Wall Street.
Indeks Australia, ASX 200 naik 1,54% pada awal perdagagan, dengan sub indeks energi memimpin kenaikan. Sementara, Indeks Jepang Nikkei melonjak 3,57%, didorong oleh yen yang relatif lemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan karena pelaku pasar terpengaruh tingkat kerusakan akibat gempa bumi pekan lalu.
Selain itu, Indeks Hang Seng naik 276,63 atau 1,31% ke level 21.438,13, Indeks Shanghai menguat 17,48 poin atau 0,58% ke level 3.051,14, dan Indeks Straits Times naik 27,04 poin atau 0,93% ke level 2.944,79.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp31 miliar dengan 13 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp7,17 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp13,09 miliar dan aksi beli Rp20,27 miliar. Tercatat 24 saham menguat, 10 saham melemah dan 11 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp67.300, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp250 menjadi Rp44.650, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp125 menjadi Rp10.325.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp400 menjadi Rp99.000, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) turun Rp175 menjadi Rp8.725, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp150 menjadi Rp20.000.
(izz)
Lihat Juga :