Dolar Australia Melemah, Rupiah Ditutup Malah Terperosok

Rabu, 20 April 2016 - 17:05 WIB
Dolar Australia Melemah,...
Dolar Australia Melemah, Rupiah Ditutup Malah Terperosok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup semakin tidak berdaya atau malah terjerembab, meski pada pembukaan tadi pagi berhasil menguat cukup tajam. Penguatan rupiah sore ini terjadi pada saat mata uang komoditas seperti dolar Australia tercatat melemah.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.165/USD dengan kisaran harian Rp13.088-Rp13.165/USD. Posisi tersebut melemah 50 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.115/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.144/USD dengan kisaran Rp13.112-Rp13.171/USD. Posisi itu tercatat melemah 9 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.135/USD.

Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.147/USD. Posisi ini terlihat semakin melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.117/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.133/USD. Posisi ini tercatat semakin menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.150/USD.

Dilansir dari Reuters hari ini, mata uang komoditas mundur dari posisi tertinggi, seperti dolar Australia dan Kanada, karena kenaikan harga minyak terhenti setelah pekerja minyak di Kuwait melakukan pemogokan.

Penurunan harga minyak cukup untuk membuat mata uang Australia terhadap USD kembali melemah ke posisi 0,7788. Dolar Kanada terhadap USD juga jatuh ke level 1,2710 setelah menguat ke level 1,2630.

Selain itu, dolar Selandia Baru terhapa USD tercatat turun 0,7% menjadi 0,7002. Sterling, mata uang lain yang cenderung berkorelasi erat dengan harga minyak, kembali turun dari posisi tertinggi dalam tiga pekan atau berada di atas 1,44.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved