Rupiah dan IHSG Sesi I Betah di Zona Negatif
Jum'at, 22 April 2016 - 12:11 WIB
Rupiah dan IHSG Sesi I Betah di Zona Negatif
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I ini masih berada di zona merah di tengah belum beranjaknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini di wilayah negatif.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.175/USD dengan kisaran harian Rp13.160-Rp13.175/USD. Posisi tersebut melemah dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.160/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di zona merah atau melemah ke level Rp13.167/USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.162/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat melemah ke level Rp13.170/USD dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.152/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.169/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.182/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih melemah 2,71 poin atau 0,06% ke level 4.900,38. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, IHSG 5,38 poin atau 0,11% ke level 4.897,71. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 26,49 poin atau 0,54% ke level 4.903,09.
Sektor saham di dalam negeri hari ini hampir semuanya berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor aneka industri yang melemah 0,81% disusul sektor perkebunan dan manufaktur masing-masing menurun 0,51%. Sementra, sektor yang menguat adalah infrastuktur dan keuangan masing-masing menguat 1,39% dan 0,20%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,38 triliun dengan 2,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp131,18 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp640,24 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp771,42 miliar. Tercatat 129 saham menguat, 138 melemah dan 84 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.175/USD dengan kisaran harian Rp13.160-Rp13.175/USD. Posisi tersebut melemah dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.160/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih berada di zona merah atau melemah ke level Rp13.167/USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.162/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat melemah ke level Rp13.170/USD dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.152/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.169/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.182/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih melemah 2,71 poin atau 0,06% ke level 4.900,38. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, IHSG 5,38 poin atau 0,11% ke level 4.897,71. Dan pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 26,49 poin atau 0,54% ke level 4.903,09.
Sektor saham di dalam negeri hari ini hampir semuanya berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor aneka industri yang melemah 0,81% disusul sektor perkebunan dan manufaktur masing-masing menurun 0,51%. Sementra, sektor yang menguat adalah infrastuktur dan keuangan masing-masing menguat 1,39% dan 0,20%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,38 triliun dengan 2,73 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp131,18 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp640,24 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp771,42 miliar. Tercatat 129 saham menguat, 138 melemah dan 84 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Astra International Tbk (ASII).
(izz)
Lihat Juga :