BI Belum Pikirkan Ubah Asumsi Rupiah di APBNP 2016

Jum'at, 22 April 2016 - 17:42 WIB
BI Belum Pikirkan Ubah...
BI Belum Pikirkan Ubah Asumsi Rupiah di APBNP 2016
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus DW Martowardojo menerangkan pihaknya belum berencana melakukan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016. Meski rupiah tercatat sejak awal tahun mengalami penguatan akibat banyaknya arus modal asing yang masuk ke dalam negeri.

Asumsi rupiah sendiri dalam APBN 2016 masih sebesar Rp13.400 per USD. "Kita belum bicarakan mengenai perubahan tersebut. Tapi sekarang ini rupiah ditutup Rp13.150 dan itu menunjukkan adanya penguatan dan penguatan itu lebih karena adanya dana masuk ke Indonesia cukup besar," kata dia di Gedung BI, Jakarta, Jumat (22/4/2016).

(Baca Juga: Asumsi Nilai Tukar Rupiah Bakal Dikoreksi di APBNP 2016)

Dia menjabarkan BI mencatat hingga pekan ketiga April 2016 total arus modal asing (capital inflow) yang masuk ke Indonesia telah mencapai Rp71 triliun. Jumlah ini lebih besar apabila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp50 triliun.

Besarnya arus dana asing yang masuk ke Indonesia berimbas kepada penguatan rupiah diikuti banyaknya perusahaan yang membutuhkan rupiah untuk ditukarkan dengan USD. "Dan di Indonesia ini, kelihatan banyak koorporasi yang melepas dolarnya sehingga terjadi penguatan, namun kita perlu tetap waspada untuk ke depannya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Asumsi Makro 2022 Dirombak,...
Asumsi Makro 2022 Dirombak, Berikut Rinciannya
Anggota Dewan Gonggong...
Anggota Dewan 'Gonggong' Pemerintah Soal Target yang Banyak Meleset
Daftar Lengkap Asumsi...
Daftar Lengkap Asumsi Makro APBN 2025, Modal Prabowo di Tahun Pertama
Kurs Rupiah dalam RAPBN...
Kurs Rupiah dalam RAPBN 2025 Dipatok Rp16.100 per Dolar AS
Usulan Asumsi Dasar...
Usulan Asumsi Dasar Makro 2025: Ekonomi RI Tumbuh 5,1-5,5%, Rupiah Rp15.300-Rp16.000/USD
Ambyar, Sri Mulyani...
Ambyar, Sri Mulyani Akui Asumsi Makro Banyak Meleset
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
4 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved