IHSG Bakal Menguat Terbatas Hari Ini
Selasa, 26 April 2016 - 08:05 WIB
IHSG Bakal Menguat Terbatas Hari Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan mencoba menguat terbatas yang berada di range 4.850-4.910. Analis Reliance Securities, Lanjar Nafi menjelaskan terkoreksinya IHSG bila dilihat dari analisa teknikal cukup wajar.
Alasannya dimana setelah harga berhasil melebihi harga tertinggi sebelumnya Indikator stochastic bergerak dead-cross pada area jenuh beli dengan momentum RSI yang cukup tinggi.
"Meskipun demikian saat IHSG terkoreksi pada hari ini pergerakannya tetap tertahan pada support MA7 yang tepat pada level penutupan. Sehingga peluang penguatan balasan yang terbatas pada perdagangan selanjutnya cukup terbuka dengan catatan IHSG mampu terus bergerak diatas MA7," ujarnya di Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Dia menjelaskan, sentimen selanjutnya yang akan ditunggu oleh para investor cukup sepi dimana hanya akan ada data tingkat kepercayaan konsumen dan survey kinerja sektor jasa di AS. Sementara, IHSG kemarin bergerak tertekan sejak awal sesi hingga ditutup -35,87 poin sebesar -0,73% dilevel 4.878,86 dengan volume yang relatif sepi.
Sektor infrastruktur berbalik menguat dimana Saham Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi yang terbanyak dibeli investor asing disaat investor mulai melakukan aksi ambil untung di sektor yang mengalami penguatan pada pekan lalu.
"Meskipun demikian investor asing masih terus terlihat melakukan aksi beli dengan catatan net buy sebesar Rp118,37 miliar. Kuatnya rupiah terhadap badai pelemahan nilai tukar di Asia terhadap USD menjelang FOMC karena beberapa data ekonomi yang mulai membaik menjadi alasan utama investor asing," pungkasnya.
Di sisi lain Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya memperkirakan IHSG akan bergerak secara konsolidasi dalam range wajar dengan pergerakan support yang terlihat terjaga kuat di level 4.856. "Pola pergerakan masih menunjukkan potensi untuk kenaikan dengan timeframe jangka menengah," ujarnya.
Sedangkan, lanjut dia, untuk jangka pendek, IHSG masih berada dalam kategori sideways sembari menunggu konfirmasi berubah ke arah uptrend. "Sentimen akan dipengaruhi oleh laporan kinerja emiten pada kuartal I, yang tentunya akan cukup bervariatif. Target resistance terdekat saat ini berada di level 4.927 sebagai konfirmasi unutk kelanjutan pola naik IHSG jangka pendek, hari ini IHSG berpotensi mengalami rebound," tutup William
Alasannya dimana setelah harga berhasil melebihi harga tertinggi sebelumnya Indikator stochastic bergerak dead-cross pada area jenuh beli dengan momentum RSI yang cukup tinggi.
"Meskipun demikian saat IHSG terkoreksi pada hari ini pergerakannya tetap tertahan pada support MA7 yang tepat pada level penutupan. Sehingga peluang penguatan balasan yang terbatas pada perdagangan selanjutnya cukup terbuka dengan catatan IHSG mampu terus bergerak diatas MA7," ujarnya di Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Dia menjelaskan, sentimen selanjutnya yang akan ditunggu oleh para investor cukup sepi dimana hanya akan ada data tingkat kepercayaan konsumen dan survey kinerja sektor jasa di AS. Sementara, IHSG kemarin bergerak tertekan sejak awal sesi hingga ditutup -35,87 poin sebesar -0,73% dilevel 4.878,86 dengan volume yang relatif sepi.
Sektor infrastruktur berbalik menguat dimana Saham Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi yang terbanyak dibeli investor asing disaat investor mulai melakukan aksi ambil untung di sektor yang mengalami penguatan pada pekan lalu.
"Meskipun demikian investor asing masih terus terlihat melakukan aksi beli dengan catatan net buy sebesar Rp118,37 miliar. Kuatnya rupiah terhadap badai pelemahan nilai tukar di Asia terhadap USD menjelang FOMC karena beberapa data ekonomi yang mulai membaik menjadi alasan utama investor asing," pungkasnya.
Di sisi lain Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya memperkirakan IHSG akan bergerak secara konsolidasi dalam range wajar dengan pergerakan support yang terlihat terjaga kuat di level 4.856. "Pola pergerakan masih menunjukkan potensi untuk kenaikan dengan timeframe jangka menengah," ujarnya.
Sedangkan, lanjut dia, untuk jangka pendek, IHSG masih berada dalam kategori sideways sembari menunggu konfirmasi berubah ke arah uptrend. "Sentimen akan dipengaruhi oleh laporan kinerja emiten pada kuartal I, yang tentunya akan cukup bervariatif. Target resistance terdekat saat ini berada di level 4.927 sebagai konfirmasi unutk kelanjutan pola naik IHSG jangka pendek, hari ini IHSG berpotensi mengalami rebound," tutup William
(akr)
Lihat Juga :