IHSG Diprediksi Mixed Coba Bertahan di Level 4.800
Rabu, 27 April 2016 - 08:25 WIB
IHSG Diprediksi Mixed Coba Bertahan di Level 4.800
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi akan bergerak mixed mencoba bertahan di atas MA50 dengan range pergerakan 4.800-4.870. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menjelaskan secara teknikal IHSG break MA7 support level dan berhasil menguji support MA50 dan bullish trend line pada level 4820.
Lanjut dia semua indikator berindikasi bearish seperti Stochastic dan RSI yang mulai bergerak menurun dari area jenuh beli. Pada penurunan hari ini IHSG terlihat seakan kuat pada support MA50 yang sekaligus berdekatan dengan bullish trend line. Peluang rebound jangka pendek tetap meskipun IHSG masih rentan melanjutkan pelemahan jika support MA50 dan bearish trend tadi break out.
"Dimana level pesimis pelemahan jika break out support hingga 4.725 tepat dengan golden ratio 38.2% dari wave 3 nya. Sedangkan jika berhasil rebound pada support MA50 dan bullish trend rebound jangka pendek berada pada target 4870. Sehingga diperkirakan pergerakan IHSG," ujarnya di Jakarta, Rabu (27/4/2016).
Sementara IHSG kemarin kembali terkoreksi cukup dalam -64.77 poin sebesar -1.33% dilevel 4814.09 dengan volume relatif sedang setelah berhasil menyentuh level tertinggi baru pada tahun ini kemarin.
Pelemahan nilai tukar mata uang mayoritas di Asia berhasil menyeret investor asing untuk melakukan aksi ambil untung setelah sejak awal bulan April ini melakukan pembelian bersih yang cukup besar sehingga Investor asing tercatat net sell sebesar Rp812.39 miliar.
"Informasi mengenai el nino yang dimana adanya penurunan pasokan dan kurangnya penanaman baru sehingga membuat outlook harga CPO mampu membuat sektor agriculture bersinar ditengah gelapnya sektor lain akibat pelemahan," pungkasnya.
Lanjut dia semua indikator berindikasi bearish seperti Stochastic dan RSI yang mulai bergerak menurun dari area jenuh beli. Pada penurunan hari ini IHSG terlihat seakan kuat pada support MA50 yang sekaligus berdekatan dengan bullish trend line. Peluang rebound jangka pendek tetap meskipun IHSG masih rentan melanjutkan pelemahan jika support MA50 dan bearish trend tadi break out.
"Dimana level pesimis pelemahan jika break out support hingga 4.725 tepat dengan golden ratio 38.2% dari wave 3 nya. Sedangkan jika berhasil rebound pada support MA50 dan bullish trend rebound jangka pendek berada pada target 4870. Sehingga diperkirakan pergerakan IHSG," ujarnya di Jakarta, Rabu (27/4/2016).
Sementara IHSG kemarin kembali terkoreksi cukup dalam -64.77 poin sebesar -1.33% dilevel 4814.09 dengan volume relatif sedang setelah berhasil menyentuh level tertinggi baru pada tahun ini kemarin.
Pelemahan nilai tukar mata uang mayoritas di Asia berhasil menyeret investor asing untuk melakukan aksi ambil untung setelah sejak awal bulan April ini melakukan pembelian bersih yang cukup besar sehingga Investor asing tercatat net sell sebesar Rp812.39 miliar.
"Informasi mengenai el nino yang dimana adanya penurunan pasokan dan kurangnya penanaman baru sehingga membuat outlook harga CPO mampu membuat sektor agriculture bersinar ditengah gelapnya sektor lain akibat pelemahan," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :