Sensitif Tersengat Isu Global, Pasar Keuangan RI Masih Dangkal

Kamis, 28 April 2016 - 11:23 WIB
Sensitif Tersengat Isu...
Sensitif Tersengat Isu Global, Pasar Keuangan RI Masih Dangkal
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai saat ini skala pasar keuangan di Tanah Air masih relatif kecil dan dangkal. Hal ini menyebabkan Indonesia sangat sensitif dengan ‎gejolak ekonomi global.

‎Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir persoalan yang dihadapi Indonesia relatif sama. Saat kondisi perekonomian dunia mengalami perubahan, maka terjadi arus modal yang keluar (capital outflow) dan menyebabkan nilai tukar rupiah tertekan.

"Kejadian serupa berulang beberapa kali dalam beberapa tahun. Rasanya sudah waktunya alokasikan effort yang lebih signifikan agar ini tidak terulang," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (28/4/2016).

‎Muliaman menilai, Indonesia kemarin diuntungkan dengan batalnya kenaikan tingkat suku bunga Amerika Serikat (Fed Fund Rate). Pasalnya, jika The Fed kemarin kembali menaikkan tingkat suku bunga acuannya maka Indonesia akan kembali bergejolak dan membuat portfolio modal yang masuk kembali hengkang.

Menurutnya, pasar keuangan Indonesia masih sangat dangkal dan membutuhkan reformasi struktural agar tahan banting dengan sentimen dan gejolak yang terjadi di dunia. "Pasar keuangan kita masih sangat dangkal dengan size masih sangat kecil. Kalau ada sentimen kurang menguntungkan dampaknya akan sangat terasa," imbuh dia.

Untungnya, sambung Muliaman, pemerintah Indonesia cepat menyadari hal tersebut dan mencoba melakukan reformasi struktural. Pemerintah fokus membangun iklim investasi dan memperbaiki tingkat kemudahan berusaha (ease of doing business/EoDB) yang saat ini masih berada pada peringkat 109.

‎"Saya kira semua ini jadi bagian penting dalam mewujudkan reformasi struktural. Karena itu kita harus mulai membangun iklim yang tidak hanya bisa mengundang masuk portfolio tapi juga penanaman modal langsung agar sentimen terjadi kita tidak terlalu terdampak," tandas Muliaman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Gawat! Banyak Perusahaan...
Gawat! Banyak Perusahaan Mencatut Nama OJK, Ini Daftarnya
Resmi Jabat Ketua OJK,...
Resmi Jabat Ketua OJK, Mahendra Siregar Dorong Penguatan Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
1 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved