OJK-OECD Tingkatkan Pemberdayaan UMKM

Rabu, 04 Mei 2016 - 06:26 WIB
OJK-OECD Tingkatkan...
OJK-OECD Tingkatkan Pemberdayaan UMKM
A A A
JAKARTA - OJK bersama Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) akan mengadakan OJK OECD/International Network on Financial Education (INFE) High-Level Regional Seminar on Empowering MSMEs Through Financial Literacy and Inclusion pada 1–2 Juni 2016 di Jakarta.

Seminar ini senafas dengan deklarasi pemimpin negara G-20 di Meksiko pada Juni 2012 yang diperkuat deklarasi di Rusia pada September 2013. Intinya menguatkan peranan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan.

"Kontribusi sektor UMKM di Indonesia terbukti sangat signifikan bagi perekonomian nasional dengan menyumbang 60% Produk Domestik Bruto dan menyerap 97% tenaga kerja nasional," kata Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Anggar B. Nuraini di Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Pentingnya peranan sektor UMKM dalam mendukung pertumbuhan perekonomian harus diwujudkan dengan penguatan kapasitas UMKM.

Untuk menguatkan kapasitas UMKM, Anggar menyatakan akan meningkatkan kemampuan UMKM dalam mengelola keuangan dan memperluas akses keuangan bagi mereka.

Apalagi program ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus memperkuat program ekonomi kerakyatan. Beberapa waktu lalu, tepatnya pada 11 April 2016, Presiden Jokowi meluncurkan program ekonomi “Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat” di Desa Larangan, Brebes, Jawa Tengah.

OJK melakukan beragam program peningkatan kapasitas dan pemberdayaan UMKM ini, melalui program literasi dan keuangan inklusif untuk UMKM.

"Program yang telah dilakukan OJK antara lain edukasi keuangan untuk UMKM di berbagai kota di Indonesia dan pembuatan materi kewirausahaan," paparnya.

Di samping itu, untuk meningkatkan akses keuangan, OJK juga menginisiasi produk yang dapat dijangkau UMKM, antara lain berupa pembuatan aplikasi “Yuk Sikapi” untuk rintisan usaha baru (start-up business), perluasan jaringan layanan perbankan melalui LAKU PANDAI, pengembangan produk keuangan “LAKU MIKRO”, pengembangan “ASURANSI MIKRO”, investasi melalui “Reksa Dana 100 Ribu” dan program JARING (Jangkau, Sinergi, dan Guideline) untuk pembiayaan di sektor kemaritiman.

OECD/INFE merupakan forum yang diikuti 245 lembaga pemerintah dari 114 negara yang memiliki kepedulian di bidang edukasi dan keuangan inklusif yang dibentuk tahun 2008.

Salah satu wujud inisiatif dari OECD/INFE tersebut adalah mendukung peningkatan literasi dan keuangan inklusif untuk UMKM, di mana OJK turut menjadi anggota dari kelompok Financial Education for MSMEs dan Core Competencies on Financial Literacy yang mengembangkan program-program inovatif guna menjawab tantangan dan hambatan yang dialami sektor UMKM.

Pelaksanaan simposium internasional yang akan dilaksanakan oleh OJK dan OECD/INFE ini dimaksudkan untuk diikuti oleh regulator keuangan, pengawas jasa keuangan, pelaku industri keuangan, pelaku UMKM, akademisi, pemerhati dan pendukung UMKM di kawasan Asia Tenggara.

"Dengan terselenggaranya simposium ini, diharapkan diperoleh berbagai masukan, strategi, best practices dari berbagai ahli dari berbagai negara yang dapat diimplementasikan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan pemberdayaan UMKM di Indonesia," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK dan Industri Jasa...
OJK dan Industri Jasa Keuangan Komitmen Dukung Pengembangan UMKM
Butuh Dana Rp8 Triliun,...
Butuh Dana Rp8 Triliun, OJK Ajak Donatur Wujudkan Pendirian 100 Bank Wakaf Mikro
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
OJK Dorong Lembaga Keuangan...
OJK Dorong Lembaga Keuangan Mikro Gunakan Buku Tabungan Digital
Klaster UMKM di Sulsel...
Klaster UMKM di Sulsel Capai 239 Kelompok, Total Plafon Tembus Rp61,68 M
OJK Cabut Izin Usaha...
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Gotong Royong Subang
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
China Tingkatkan Patroli...
China Tingkatkan Patroli di Sekitar Kepulauan Sengketa di LCS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved