Tingkatkan Daya Saing, Indonesia Bangun Fasilitas Produk Plumbing
Rabu, 18 Mei 2016 - 13:02 WIB
Tingkatkan Daya Saing, Indonesia Bangun Fasilitas Produk Plumbing
A
A
A
JAKARTA - Ketersediaan air bersih adalah hak asasi. Dan air bersih jika dialirkan melalui sistem plumbing (pipa saluran air) yang tidak higienis dan baik, maka dipastikan air yang dikonsumsi terkontaminasi dengan hal negatif.
Untuk memperoleh air bersih dengan sistem plumbing mumpuni, The International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO) mendirikan fasilitas pengujian dan sertifikasi produk plumbing, seperti kloset, kran, pipa, wastafel di Indonesia. Hal ini juga guna meningkatkan daya saing produk plumbing di pasar ASEAN dan pasar internasional.
Chief Executive Officer (CEO) IAPMO, Russ Chaney mejelaskan, sistem plumbing pada bangunan gedung tergantung dari tiga faktor, yaitu regulasi, sumber daya manusia, dan industri. Sementara, kebutuhan akan penggunaan energi dan air pada bangunan gedung semakin meningkat sehingga bila tidak diperlakukan secara bijaksana akan merusak lingkungan.
"Saat ini banyak dijumpai peralatan plumbing dan saniter terutama produk luar negeri yang dijual di Indonesia tanpa memenuhi standar SNI dan tidak memperhatikan aspek kesehatan dan efisiensi penggunaan energi dan air," katanya di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (18/5/2016).
Peluncuran PT IAPMO Group Indonesia sebagai fasilitas pengujian produk plumbing khusus untuk Indonesia ini, dilakukan bersamaan dengan peringatan World Plumbing Day 2016 yang juga diperingati sebagian besar negara di dunia.
Dalam upaya memastikan air yang dikonsumsi penghuni pemukiman dan gedung benar-benar air bersih dan sehat, sambung dia, IAPMO juga melakukan serangkaian kegiatan di Indonesia bekerja sama dengan Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Pemukiman Kementerian PUPR, menyusun SNI sistem plumbing pada bangunan gedung.
"IAPMO secara berkesinambungan melakukan kegiatan dalam bentuk kepedulian sosial dengan melakukan penyuluhan tentang penerapan sistem plumbing, serta kegiatan edukasi tentang sistem plumbing dan penciptaan tenaga kerja bidang plumbing bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia," tandasnya.
Untuk memperoleh air bersih dengan sistem plumbing mumpuni, The International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO) mendirikan fasilitas pengujian dan sertifikasi produk plumbing, seperti kloset, kran, pipa, wastafel di Indonesia. Hal ini juga guna meningkatkan daya saing produk plumbing di pasar ASEAN dan pasar internasional.
Chief Executive Officer (CEO) IAPMO, Russ Chaney mejelaskan, sistem plumbing pada bangunan gedung tergantung dari tiga faktor, yaitu regulasi, sumber daya manusia, dan industri. Sementara, kebutuhan akan penggunaan energi dan air pada bangunan gedung semakin meningkat sehingga bila tidak diperlakukan secara bijaksana akan merusak lingkungan.
"Saat ini banyak dijumpai peralatan plumbing dan saniter terutama produk luar negeri yang dijual di Indonesia tanpa memenuhi standar SNI dan tidak memperhatikan aspek kesehatan dan efisiensi penggunaan energi dan air," katanya di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (18/5/2016).
Peluncuran PT IAPMO Group Indonesia sebagai fasilitas pengujian produk plumbing khusus untuk Indonesia ini, dilakukan bersamaan dengan peringatan World Plumbing Day 2016 yang juga diperingati sebagian besar negara di dunia.
Dalam upaya memastikan air yang dikonsumsi penghuni pemukiman dan gedung benar-benar air bersih dan sehat, sambung dia, IAPMO juga melakukan serangkaian kegiatan di Indonesia bekerja sama dengan Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Pemukiman Kementerian PUPR, menyusun SNI sistem plumbing pada bangunan gedung.
"IAPMO secara berkesinambungan melakukan kegiatan dalam bentuk kepedulian sosial dengan melakukan penyuluhan tentang penerapan sistem plumbing, serta kegiatan edukasi tentang sistem plumbing dan penciptaan tenaga kerja bidang plumbing bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :