Nias Terancam Krisis, Sudirman Said Bereaksi Terhadap PLN

Rabu, 18 Mei 2016 - 21:40 WIB
Nias Terancam Krisis,...
Nias Terancam Krisis, Sudirman Said Bereaksi Terhadap PLN
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menilai, krisis listrik yang kembali mengancam Kepulauan Nias, Sumatera Utara membutuhkan itikad baik PT PLN (Persero) untuk menyelesaikan sengketa jual beli listrik dengan pemilik PLTD American Power Rent (APR).

Bulan lalu, Nias mengalami krisis listrik parah hingga mengakibatkan wilayah tersebut gelap gulita selama 12 hari. Kini krisis listrik di Nias terancam terulang. Pasalnya, sengketa jual beli listrik antara PLN dan ATR ternyata belum selesai.

"Saya berharap agar (krisis listrik di Nias) menjadi perhatian penuh dari PLN agar tidak terlalu lama. Dan saya kira kalau kita punya iktikad baik, tidak ada yang tidak dapat diselesaikan. Jangan sampai ada mengulang kegelapan di Nias," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (18/5/2016).

Dalam diskusi yang dilakukannya beberapa waktu lalu dengan APR dan PLN, mantan bos PT Pindad (Persero) ini melihat memang ada permasalahan yang harus diatasi kedua belah pihak terkait jual beli listrik tersebut. Dia berharap, permasalahan tersebut dapat segera teratasi.

"Memang ada beberapa permasalahan yang harus diatasi. Jelas sekali bahwa perusahaan tersebut dalam diskusi dengan pihak PLN juga. Saya harap dalam waktu dekat dapat diatasi," imbuh dia.

Mantan Kepala Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina ini mengingatkan PLN agar krisis listrik tidak terjadi lagi di Nias. Sebab, listrik bagi masyarakat Niat adalah kebutuhan yang sangat kritis karena keberadaan Nias jauh dan terpencil.

"Lakukan apa saja, kerjakan apa saja untuk menjamin jangan sampai Nias kembali menjadi gelap. Dan soal negosiasi itu, apa sih yang enggak bisa diselesaikan, semua bisa diselesaikan. Tolong diperhatikan PLN agar tidak terulang gelap di Nias," terangnya.

Sudirman juga berterima kasih kepada Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert Blake Jr yang telah memediasi permasalahan PLN dan APR. Sehingga, krisis listrik yang terjadi bulan lalu tidak berlangsung lama.

"Saya juga ingin berterima kasih kepada Ambassador Blake, karena dalam urusan Nias sangat membantu. Sehingga matinya listrik tidak terlalu lama," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Kabar Gembira! Tarif...
Kabar Gembira! Tarif Listrik Tidak Naik hingga Juni 2021
Kementerian ESDM Sebut...
Kementerian ESDM Sebut Tarif Listrik Berpotensi Turun, Ini Sebabnya
Jakarta Mati Listrik...
Jakarta Mati Listrik Massal, Kementerian ESDM Bakal Usut Penyebabnya
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Penggunaan Kompor Listrik Tak Menambah Beban Masyarakat
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Berita Terkini
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
56 menit yang lalu
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
4 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
4 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
5 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
5 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved