Sebelum Diskors Kemenhub, Lion Mengaku Tidak Berjualan Tiket

Selasa, 24 Mei 2016 - 22:51 WIB
Sebelum Diskors Kemenhub,...
Sebelum Diskors Kemenhub, Lion Mengaku Tidak Berjualan Tiket
A A A
JAKARTA - Mendapat surat suspend alias skors dari Kementerian Perhubungan, Lion Air mengaku tidak menjual tiket. Karena itu, maskapai berlambang Singa Merah ini membantah tudingan bahwa mereka tetap berjualan tiket.

Memang sih, meski diskors Kemenhub, Lion Air tidak benar-benar berhenti beroperasi. Manajemen melakukan pembenahan termasuk mengurangi frekuensi penerbangan menjadi 217 jadwal dari 53 rite domestik. Pengurangan frekuensi juga meliputi dua rute penerbangan internasional dengan jumlah 10 frekuensi.

Direktur Utama Lion Group, Edward Sirait menerangkan terkait surat suspend penerbangan dari tanggal 18 Mei-18 Juni 2016, pihaknya tidak menjual tiket dan juga belum ada penumpang yang membeli tiket.

"Enggak ada kok (yang beli tiket). Itu sudah di-suspend sebulan dari tanggal 18-18. Makanya kalau ada yang bilang ada penerbangan dan ada yang sudah beli tiket, bisa dibuktikan enggak? Kalaupun ada perubahan jadwal kita pasti infokan," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Menurut Edward, sebelum adanya suspend ini dan dilaporkan ke Kemenhub, pihaknya sudah terlebih dulu memutuskan untuk tidak menjual tiket di rute dan frekuensi tersebut (frekuensi yang dikurangi).

"Beberapa bulan lalu juga enggak kami jual kok untuk periode itu. Jadi sebelum menjual tiket, kami sudah ajukan ini," tuturnya.

(Baca: Lion Air Bantah Pengurangan Frekuensi Terbang Karena Sanksi Kemenhub)

Dan kata Edward, sejauh ini tidak ada pengajuan refund tiket atau apapun dari para penumpang. "Kami sudah kasih tau mereka. Jadi enggak ada yang lakukan refund. Dan enggak ada yang beli juga. Kita lock langsung," tandasnya.

Lion Air pun seolah berlapang dada dengan kartu kuning dari sang regulator. Mereka menyebut periode 18-18 merupakan low season alias jarang ada penumpang yang melakukan penerbangan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Soal Maskapai Masih...
Soal Maskapai Masih bawa WNA, Ini Penjelasan Kemenhub
Pesawat Lion Air Nomor...
Pesawat Lion Air Nomor JT-173 Tergelincir, Ini Penjelasan Kemenhub
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Viral Jendela Boeing...
Viral Jendela Boeing Lepas Saat Terbang, Kemenhub Kandangkan Sejumlah Pesawat Lion Air
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Berita Terkini
Riset Terbaru Novo Nordisk:...
Riset Terbaru Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Efektif Pangkas Berat Badan
5 menit yang lalu
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
1 jam yang lalu
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026,AM MortarBangun Interaksi dengan Pelanggan
1 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
2 jam yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
3 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved