Wall Street Berakhir Melesat Naik Terdorong Saham Perbankan

Rabu, 25 Mei 2016 - 08:29 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Melesat Naik Terdorong Saham Perbankan
A A A
NEW YORK - Indeks Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat melonjak naik lebih dari 1% dan komposit Nasdaq mencetak posisi terkuat dalam tiga bulan terakhir ketika investor bersiap menghadapi kenaikan suku bunga acuan (Fed rate) pada Juni, mendatang. Komentar dari para pembuat kebijakan dalam beberapa hari terakhir, mulai diantisipasi investor ketika pertumbuhan ekonomi melamban.

"Pasar mulai merenungkan gagasan bahwa kenaikan tingkat Fed rate tahun ini ada dua pilihan yakni A: lebih disukai dan B: tidak terlalu buruk," ucap Strategi Investasi US Bank Wealth Management Bill Merz seperti, dilansir Reuters, Rabu (25/5/2016)

Kenaikan saham sektor perbankan memimpin kenaikan bursa sahan AS ketika beberapa saham seperti Bank of America (BAC. N), Citigroup (C.N) dan JPMorgan (JPM. N) semua naik lebih dari 1,4%. Selain perbankan, sentimen positif lainnya datang sektor teknologi saat saham Microsoft (MSFT. O) melompat 3,12% untuk memberikan dorongan terbesar buat Nasdaq dan S & P 500.

Sementara saham lainnya seperti 3M Co's (MMM.N) dengan kenaikan 1,52% berhasil mengangkat Dow Jones. Posisi Nasdaq menjadi yang terkuat sejak 1 Maret, begitu juga dengan S & P 500 yang mencetak posisi terbaik sejak 11 Maret. Sedangkan sepanjang tahun 2016, S & P 500 mendapatkan keuntungan sekitar 2% dan Nasdaq turun 3%.

Data pada hari Selasa (24/5) kemarin menunjukkan penjualan rumah di Amerika Serikat (AS) membaik lebih dari delapan tahun terakhir, ini menjadi sinyal membaiknya pertumbuhan ekonomi. Pada perdagangan kemarin Indeks Dow Jones Industrial Average melompat naik 1,22% dan berakhir pada level 17.706,05, sementara S & P 500 reli 1,37% menjadi 2.076,06.

Di sisi lain komposit Nasdaq melesat naik 2% ke level 4.861,06. Keuntungan terlihat merata dalam 10 sektor S & P yang dipimpin sektor teknologi. Saham Hewlett Packard Enterprise (HPE. N) bertambah 9,6%, sedangkan harga minyak dunia perlahan mulai kembali membaik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
47 menit yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
1 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
1 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
2 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
2 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved