BNI Fasilitasi Enam BUMN Transaksi Lindung Nilai

Rabu, 25 Mei 2016 - 19:38 WIB
BNI Fasilitasi Enam...
BNI Fasilitasi Enam BUMN Transaksi Lindung Nilai
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan fasilitas transaksi lindung nilai (hedging) bagi enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki eksposur transaksi menggunakan valuta asing.

Fasilitas hedging ini diberikan untuk PT Aneka Tambang Tbk, PT Pupuk Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia II, PT Pelabuhan Indonesia III, PT Semen Baturaja, dan Perum Peruri dengan nilai transaksi valas yang dilindungi sebesar USD414 juta.

Perjanjian kerja sama fasilitas hedging tersebut dilaksanakan antara BNI dengan keenam BUMN di Jakarta, Rabu (25 Mei 2016).

Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni mengatakan, nilai transaksi valas yang mendapatkan fasilitas hedging BNI pada masing-masing BUMN adalah Aneka Tambang sebesar USD105 juta, Pupuk Indonesia USD100 juta, Pelindo II USD 46,5 juta, Pelindo III USD 37,5 juta, Semen Baturaja USD65 juta, danPerum Peruri sebesar USD60 juta.

"Untuk enam korporasi BUMN ini, BNI telah melakukan diskusi dan presentasi terkait solusi lindung nilai beserta hal-hal pendukung lainnya yang diperlukan agar lindung nilai yang dilakukan mendapatkan hasil yang optimal,” ujar Baiquni.

Dengan adanya fasilitas lindung nilai yang diberikan BNI ini, korporasi BUMN dapat melakukan lindung nilai terhadap risiko nilai tukar melalui berbagai jenis transaksi seperti FX Forward, FX Swap, FX Option, baik untuk kebutuhan dolar Amerika Serikat, kegiatan operasional maupun investasi pabrik atau mesin.

Selain itu, korporasi BUMN dapat melakukan transaksi lindung nilai terhadap risiko nilai tukar dan suku bunga dengan bertransaksi Cross Currency Swap (CCS) untuk kebutuhan pembayaran utang atau obligasi USD.

Adanya transaksi lindung nilai ini, maka risiko yang timbul dan potensi risiko akibat fluktuasi nilai tukar pada pasar valas dapat diantisipasi oleh Manajemen Korporasi BUMN dengan baik. “BNI memiliki tim dan infrastruktur yang siap melakukan transaksi lindung nilai dengan perusahaan BUMN," sambung dia.

Sebelumnya, mereka telah melakukan transaksi lindung nilai dengan perusahaan BUMN lainnya seperti PT Garuda Indonesia, PT PLN, dan PT Pertamina.

Penandatanganan fasilitas hedging BNI dan enam korporasi ini merupakan wujud konsistensi BNI mendukung dan merealisasikan instruksi Kementerian BUMN dan peraturan Bank Indonesia untuk memperkuat sinergi BUMN.

Instruksi pemerintah ini sejalan dengan pergerakan nilai tukar yang sangat dinamis, dimana sepanjang periode awal 2016, rupiah merupakan salah satu mata uang Asia yang mengalami penguatan terhadap dolar AS.

Namun, beberapa pekan terakhir, rupiah melemah pasca The Fed menginisiasi kenaikan suku bunga acuan di Negeri Abang Sam. Pelemahan ini juga imbas dari kemungkinan Inggris akan keluar dari Uni Eropa berdasarkan referendum yang akan digelar pada Juni 2016.

Kondisi demikian menimbulkan ketidakpastian di pasar sehinggga bagi perusahaan yang memiliki eksposur valas, perlu melakukan antisipasi dengan melakukan transaksi lindung nilai sebagai salah satu mitigasi risiko terhadap volatilitas nilai tukar.

Ikhtiar mengantisipasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang diakibatkan pembelian valas oleh perusahaan, Menteri Negara BUMN mengharuskan semua perusahaan terutama BUMN yang mempunyai eksposur valas untuk berani melakukan transaksi lindung nilai.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan transaksi lindung nilai ini, BI menerbitkan PBI No.16/21/PBI/2014 tentang Penerapan Prinsip Kehati-hatian Dalam Pengelolaan Utang Luar Negeri Korporasi Non-Bank pada 29 Desember 2014.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Peringati HUT ke-76,...
Peringati HUT ke-76, BNI Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan SDM
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
Berita Terkini
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
11 menit yang lalu
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
26 menit yang lalu
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
40 menit yang lalu
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
53 menit yang lalu
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
1 jam yang lalu
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved