Kendalikan Harga Sembako, Kemenhub Cabut Larangan Truk Pangan

Jum'at, 27 Mei 2016 - 12:57 WIB
Kendalikan Harga Sembako,...
Kendalikan Harga Sembako, Kemenhub Cabut Larangan Truk Pangan
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan pengecualian terhadap larangan truk tiga sumbu (18-22 ton) beroperasi selama periode Lebaran. Larangan truk beroperasi selama Lebaran tidak akan diberlakukan kepada truk pangan tiga sumbu.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo mengatakan, truk pengangkut pangan seperti ternak, susu murni, kedelai, dan ikan segar tetap diizinkan beroperasi selama Lebaran. Hal ini dilakukan agar distribusi pangan selama Lebaran tidak terganggu, dan harga pangan dapat dikendalikan.

"‎Pelarangan angkutan truk tiga sumbu atau lebih selama periode lebaran, itu angkutan sembako, ternak, susu murni, kedelai, dan ikan segar itu kita kecualikan. Jadi tetap bisa beroperasi sepanjang waktu," katanya di Kantor Wantimpres, Jakarta, Jumat (27/5/2016).

Dia menjelaskan, truk dilarang beroperasi selama empat hari dari H-5 Lebaran. Kemudian, truk bisa beroperasi kembali pada H-1 hingga H+1 Lebaran. "‎Nanti pas pada saat periode balik yang itu sabtu-minggu kira-kira pada H+2 dan H+3 itu juga dilarang. Nanti ada kebijakan khusus," imbuh dia.

Selain itu, tambahnya, jika terjadi antrean di pelabuhan maka pengangkut bahan kebutuhan pokok dan barang strategis lainnya akan diprioritaskan. Pengangkut sembako bisa menyeberang tanpa harus mengikuti antrean. "Terkait dengan program Tol Laut, kita juga terus mendorong distribusi dengan enam rute," tuturnya.

Sugihardjo menambahkan, untuk menurunkan harga daging sapi juga pemerintah akan menggunakan kapal ternak pengangkut sapi dari Bima ke Surabaya dan Jakarta. Dengan kapasitas 500 ekor, kapal ternak tersebut diharapkan bisa membantu menekan harga distribusi pangan.

"‎Dengan daging kita masih ada voyage dari Bima ke Surabaya-Jakarta untuk mengangkut sapi dengan kapal ternak. Kalo harga silahkan ditanya (menteri terkait). Kami membantu dengan biaya distribusi yang rendah tentu bisa menekan harga," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Kemendag Optimis Kebijakan...
Kemendag Optimis Kebijakan yang Ada Bikin Harga Pangan dan Sembako Stabil
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Berita Terkini
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
1 jam yang lalu
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
1 jam yang lalu
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
11 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
12 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved