IHSG Dibuka Menguat saat Bursa Asia Terjebak di Zona Negatif

Rabu, 01 Juni 2016 - 09:17 WIB
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat saat Bursa Asia Terjebak di Zona Negatif
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal bulan ini dibuka berhasil naik, setelah kemarin berada di jalur negatif. IHSG hari ini dibuka menguat 8,70 poin atau 0,18% ke level 4.805,57 di pada saat bursa Asia berada di jalur merah.

Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 39,16 poin atau 0,81% ke level 4.796,87 di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.

Seperti dikutip dari CNBC, bursa saham Asia terjebak di wilayah negatif hari ini, tidak mendapatkan banyak dorongan dari indeks manajer pembelian resmi China (PMI) yang sebagian besar seperti yang diharapkan.

Indeks Nikkei N225 turun 0,93%, kemungkinan dikarenakan yen berada lebih tinggi. Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun 0,14%, dan Indeks S&P/ASX 200 kehilangan 0,97% dengan semua sub indeks berada di zona merah, di mana sektor keuangan turun 1,08% dan sektor energi turun 1,36%.

Angus Nicholson, analis pasar di IG spreadbettor mencatat bahwa harapan PDB Australia yang ditingkatkan, dengan perkiraan menunjukkan ekonomi tumbuh 2,8% pada kuartal pertama tahun ini.

"Kami masih mengharapkan dua penurunan suku bunga lebih dari Reserve Bank of Australia, pada Agustus dan Desember, sebagai penurunan tindakan inflasi inti tidak mungkin untuk berbalik hanya seperempat," katanya.

Selain itu, pasar tidak mendapatkan banyak dorongan ke arah yang lebih baik dari data resmi PMI China untuk Mei yang berada di angka 50,1.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp25 miliar dengan 7 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp3,26 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp16,58 miliar dan aksi beli sebesar Rp19,85 miliar. Tercatat 20 saham menguat, 10 saham melemah dan 15 saham stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp100 menjadi Rp13.100, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp100 menajdi Rp95.100, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp100 menjadi Rp16.750.

Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp900 menjadi Rp68.300, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) turun Rp325 menjadi Rp9.800, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp300 menjadi Rp13.850.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
1 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
1 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
2 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
3 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
5 jam yang lalu
Infografis
3 Ruas Tol Fungsional...
3 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved