Bursa Asia Mayoritas Lesu, IHSG Dibuka Ikut Loyo
Kamis, 02 Juni 2016 - 09:18 WIB
Bursa Asia Mayoritas Lesu, IHSG Dibuka Ikut Loyo
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal bulan ini dibuka melemah tipis, setelah kemarin berada di jalur positif. IHSG hari ini dibuka melemah 2,60 poin atau 0,05% ke level 4.837,07 pada saat bursa Asia mayoritas melemah.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik 42,80 poin atau 0,89% ke level 4.839,67 di tengah mayoritas melemahnya bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari CNBC, bursa pasar saham Asia sebagian besar melemah dengan Indeks Nikkei jatuh lebih dari 1% pada awal perdagangan di belakang kekuatan yen.
"Meskipun ekuitas tenang, namun pasar terus diganggu oleh ketidakpastian dengan volatilitas diperbesar dan mata uang," kata Chang Wei Liang, ahli strategi FX di Mizuho Bank.
Indeks Jepang, Nikkei N225 turun 1,50% di perdagangan awal, memperpanjang kerugian sebelumnya sebesar 1,62%. Sementara, yen menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di level 109,33 dibanding dengan yang terjadi pada Selasa di level 111. Penguatan yen umumnya negatif untuk saham Jepang.
Sementara, pasar Indeks Shanghai hampir tidak berubah, Indeks Shenzhen turun 0,133%, dan indeks Hang Seng melemah 0,23%. Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,28% dengan sektor keuangan dan material masing-masing tergelincir 0,3% dan 0,47%. Sedangkan Indeks Kospi Kospi diperdagangkan hampir datar.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif. Sektor yang menguat tertinggi adalah sektor perdagangan yang naik 0,35%. Sementara, saham-saham yang melemah terdalam adalah sektor aneka industri yang turun 0,91%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp15 miliar dengan 5 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp877,73 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp9,990 miliar dan aksi beli sebesar Rp10,78 miliar. Tercatat 17 saham menguat, 15 saham melemah dan 13 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp975 menjadi Rp69.975, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp600 menajdi Rp98.600, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp14.100.
Sementara, saham-aham yang melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp425 menjadi Rp43.125, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp75 menjadi Rp13.100, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp100 menjadi Rp16.650.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik 42,80 poin atau 0,89% ke level 4.839,67 di tengah mayoritas melemahnya bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari CNBC, bursa pasar saham Asia sebagian besar melemah dengan Indeks Nikkei jatuh lebih dari 1% pada awal perdagangan di belakang kekuatan yen.
"Meskipun ekuitas tenang, namun pasar terus diganggu oleh ketidakpastian dengan volatilitas diperbesar dan mata uang," kata Chang Wei Liang, ahli strategi FX di Mizuho Bank.
Indeks Jepang, Nikkei N225 turun 1,50% di perdagangan awal, memperpanjang kerugian sebelumnya sebesar 1,62%. Sementara, yen menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di level 109,33 dibanding dengan yang terjadi pada Selasa di level 111. Penguatan yen umumnya negatif untuk saham Jepang.
Sementara, pasar Indeks Shanghai hampir tidak berubah, Indeks Shenzhen turun 0,133%, dan indeks Hang Seng melemah 0,23%. Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,28% dengan sektor keuangan dan material masing-masing tergelincir 0,3% dan 0,47%. Sedangkan Indeks Kospi Kospi diperdagangkan hampir datar.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif. Sektor yang menguat tertinggi adalah sektor perdagangan yang naik 0,35%. Sementara, saham-saham yang melemah terdalam adalah sektor aneka industri yang turun 0,91%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp15 miliar dengan 5 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp877,73 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp9,990 miliar dan aksi beli sebesar Rp10,78 miliar. Tercatat 17 saham menguat, 15 saham melemah dan 13 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp975 menjadi Rp69.975, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp600 menajdi Rp98.600, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp14.100.
Sementara, saham-aham yang melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp425 menjadi Rp43.125, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp75 menjadi Rp13.100, dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp100 menjadi Rp16.650.
(izz)
Lihat Juga :