IHSG Berakhir Menghijau saat Bursa Asia Mayoritas Menguat
Jum'at, 03 Juni 2016 - 16:36 WIB
IHSG Berakhir Menghijau saat Bursa Asia Mayoritas Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ditutup di zona hijau alias naik 20,70 poin atau 0,43% ke level 4.853,92 di tengah mayoritas bursa Asia menguat.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 12,66 poin atau 0,26% ke level 4.845,88 dan pada sesi I IHSG naik 10,56 poin atau 0,22% ke level 4.843,78. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup turun 6,44 poin atau 0,13% ke level 4.833,23.
Dilansir CNBC, Jumat (3/6/2016), pasar Asia sebagian besar lebih tinggi karena menunggu data pekerja Amerika Serikat (AS), yang akan memengaruhi keputusan Federal Reserve (The Fed) terkait suku bunga.
Indek Australia, ASX 200 naik 0,76% atau 40,1 poin ke level 5.318,9, dengan sub indeks material naik 1,15% dan sub indeks keuangan 0,7% lebih tinggi. Di Korea Selatan, Kospi ditutup secara efektif mendatar di level 1.985,84.
Pasar China menghapus keuntungan awal setelah indeks Caixin Markit layanan pembelian manajer pribadi (PMI) untuk Mei turun menjadi 51,2 dari bulan sebelumnya 51,8. Angka di atas 50 mengindikasikan ekspansi secara bulanan. Hasil survei menunjukkan bahwa bisnis baru dan perekrutan di sektor swasta China melambat ke level terendah dalam tiga bulan.
Indeks Shanghai naik 0,44% atau 12,949 poin ke level 2.938,178 dan Shenzhen ditutup naik 0,529% atau 10,07 poin ke level 1.914,81. Indeks Hang Seng juga naik 88,02 poin atau 0,42% ke level 20.947,24.
Sektor saham dalam negeri hari ini hampir semuanya berada di zona hijau. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 1,99%. Sementara, sektor dengan pelemahan terdalam hanya sektor aneka industri yang turun 0,31%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,59 triliun dengan 4,49 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp169,94 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,37 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,54 triliun. Tercatat 174 saham menguat, 124 saham melemah dan 112 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp100 menujadi Rp2.500, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp20 menjadi Rp1.025, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp550 menjadi Rp69,575.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) turun Rp725 menjadi Rp8.800, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp100 menjadi Rp18.975, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp50 menjadi Rp3.470.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 12,66 poin atau 0,26% ke level 4.845,88 dan pada sesi I IHSG naik 10,56 poin atau 0,22% ke level 4.843,78. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup turun 6,44 poin atau 0,13% ke level 4.833,23.
Dilansir CNBC, Jumat (3/6/2016), pasar Asia sebagian besar lebih tinggi karena menunggu data pekerja Amerika Serikat (AS), yang akan memengaruhi keputusan Federal Reserve (The Fed) terkait suku bunga.
Indek Australia, ASX 200 naik 0,76% atau 40,1 poin ke level 5.318,9, dengan sub indeks material naik 1,15% dan sub indeks keuangan 0,7% lebih tinggi. Di Korea Selatan, Kospi ditutup secara efektif mendatar di level 1.985,84.
Pasar China menghapus keuntungan awal setelah indeks Caixin Markit layanan pembelian manajer pribadi (PMI) untuk Mei turun menjadi 51,2 dari bulan sebelumnya 51,8. Angka di atas 50 mengindikasikan ekspansi secara bulanan. Hasil survei menunjukkan bahwa bisnis baru dan perekrutan di sektor swasta China melambat ke level terendah dalam tiga bulan.
Indeks Shanghai naik 0,44% atau 12,949 poin ke level 2.938,178 dan Shenzhen ditutup naik 0,529% atau 10,07 poin ke level 1.914,81. Indeks Hang Seng juga naik 88,02 poin atau 0,42% ke level 20.947,24.
Sektor saham dalam negeri hari ini hampir semuanya berada di zona hijau. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 1,99%. Sementara, sektor dengan pelemahan terdalam hanya sektor aneka industri yang turun 0,31%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,59 triliun dengan 4,49 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp169,94 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,37 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,54 triliun. Tercatat 174 saham menguat, 124 saham melemah dan 112 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp100 menujadi Rp2.500, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp20 menjadi Rp1.025, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp550 menjadi Rp69,575.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) turun Rp725 menjadi Rp8.800, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp100 menjadi Rp18.975, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp50 menjadi Rp3.470.
(izz)
Lihat Juga :