Pemerintah Ingin Jadi Penentu Harga Kopi Dunia

Jum'at, 03 Juni 2016 - 21:36 WIB
Pemerintah Ingin Jadi...
Pemerintah Ingin Jadi Penentu Harga Kopi Dunia
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mewacanakan agar semua bentuk ekspor kopi dapat dilakukan melalui pencatatan sistem bursa ‎berjangka. Sistem ini sebelumnya diberlakukan terhadap ekspor timah.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Karyanto Suprih menuturkan, pihaknya tengah merencanakan memberlakukan sistem tersebut untuk komoditas kopi. Dengan menggunakan pasar berjangka maka Indonesia bisa menentukan harga.

"‎Ini sedang direncanakan (ekspor kopi lewat bursa berjangka). Kalau bisa, diskusi kan bagus. Karena kita produsen kopi dunia yang utama. Kan bisa menentukan harga. Kan musti proses. Ini lagi bicara," katanya di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (3/6/2016).

Bahkan, sambung Karyanto, Indonesia pernah merajai kopi dunia saat Brazil gagal panen. Hal tersebut menandakan, potensi Indonesia untuk merebut pasar dunia sangat besar sekali.‎ Apalagi, saat ini kopi tidak hanya dipandang sebagai sebuah minuman semata melainkan sudah menjadi gaya hidup (lifestyle) masyarakat dunia.

(Baca: Pemerintah Belum Keluarkan Izin Impor Gula Rafinasi)

"‎Begini, kopi itu kan sebenarnya dari dulu enggak berubah. Tapi sekarang lifestyle-nya berubah. Cara menyajikan kopi nya yang berubah. Kayak di bartender lah. Itu yang sekarang dibuat. Jadi anak-anak muda yang kreatif kami bina, bagaimana menyajikan kopi bukan cuma diaduk aja. Ada macam-macam. Padahal rasa kopinya sama," imbuh dia.

Meskipun masih wacana awal, tapi dia berharap kedepannya ekspor kopi lewat bursa berjangka bisa menjadi kewajiban bagi pelaku usaha di bidang kopi. ‎‎"Itu dia sekarang lagi diomongin. Tapi (arahnya) akan ke sana (ekspor kopi wajib lewat bursa). Supaya seperti timah, bagus. Kita bisa jadi pelopor harga dunia," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada! 100 Domain...
Waspada! 100 Domain Situs Ilegal di Perdagangan Berjangka Komoditi Sudah Diblokir
Menambah Kepercayaan...
Menambah Kepercayaan Publik ke Industri Perdagangan Berjangka Komoditi
Pengalaman Investasi...
Pengalaman Investasi Nasabah Jadi Strategi Utama Perusahaan Berjangka Komoditi Ini
Hati-hati! 68 Situs...
Hati-hati! 68 Situs Pialang Berjangka Ilegal Sudah Diblokir
Sabet Top Achievers...
Sabet Top Achievers dan Rating dari Bappebti, Broker Berjangka Ini Jaga Transparansi
Lembaga Kliring Dinilai...
Lembaga Kliring Dinilai Berperan Penting dalam Perlindungan Masyarakat
Berita Terkini
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
15 menit yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
34 menit yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
1 jam yang lalu
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
3 jam yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
9 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
12 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved