Adira Insurance Tolak Wacana Diskon Premi OJK

Sabtu, 04 Juni 2016 - 23:23 WIB
Adira Insurance Tolak...
Adira Insurance Tolak Wacana Diskon Premi OJK
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) menolak wacana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ingin membuka peluang adanya diskon premi asuransi. Namun, jika itu dilakukan semua perusahaan maka sah-sah saja.

"Tapi sebetulnya menurut saya pribadi, ke depan itu jangan diatur terlalu ketat mengenai masalah bisnis," ujar Direktur Utama Adira Insurance Indra Baruna di Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (4/6/2016).

Indra mengatakan, percuma jika hanya beberapa perusahaan yang melaksanakan peraturan tersebut. Selain itu, tidak ada kontrol dan tindakan tegas.

"Kalau ada aturan yang dilaksanakan beberapa perusahaan asuransi saja tapi yang lainnya tetap bisa melanggar dan enggak ada kontrol dan tindakan yang tegas, itu yang menyebabkan masalah di pasar. Artinya kita bersaing dengan tidak fair, nah itu saja," katanya.

Kendati demikian, kata dia, perusahaan tidak keberatan namun harus dilaksanakan oleh semua perusahaan asuransi. Yang terpenting juga adanya kontrol dari regulator.

"Mengenai itu kami enggak keberatan kalau proses diatur tapi apakah aturan itu bisa dilaksanakan secara sama rata di semua perusahaan dan apakah kita bisa mengontrol bahwa itu dilaksanakan sepenuhnya?" pungkasnya.

Sekedar informasi, sebelum ketentuan diskon premi diatur tahun 2013 silam, perusahaan asuransi saling menabuhkan genderang perang dengan menggunting premi hingga 50% dari seharusnya. Ketentuan ini sendiri membatasi diskon maksimal 10% dengan syarat tertentu.

Antara lain, diskon diberikan kepada tertanggung langsung dan untuk polis perpanjangan objek asuransi yang sama apabila tidak terjadi klaim.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Mencermati Dinamika...
OJK Mencermati Dinamika Ekonomi Global, Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga
Duh, OJK Sebut Tingkat...
Duh, OJK Sebut Tingkat Inklusi Literasi Sektor Asuransi di Indonesia Memprihatinkan
Asosiasi Pengendara...
Asosiasi Pengendara Ojol Tolak Wacana Asuransi Wajib untuk Kendaraan
OJK Minta Industri Asuransi...
OJK Minta Industri Asuransi Berhati-hati, Ada Apa Ya?
OJK Kasih Izin Asuransi...
OJK Kasih Izin Asuransi Dijual Online, 6 Perusahaan Kantongi Restu
Langgar Ketentuan, Asuransi...
Langgar Ketentuan, Asuransi WanaArtha Kena Sanksi OJK
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
3 menit yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
42 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
1 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved