Kemenkeu Diminta Tak Boros Belanjakan Anggaran

Rabu, 08 Juni 2016 - 16:21 WIB
Kemenkeu Diminta Tak...
Kemenkeu Diminta Tak Boros Belanjakan Anggaran
A A A
JAKARTA - Direktur Center for Budget Analiysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengimbau agar pemerintah terutama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak boros dalam membelanjakan anggaran. Hal ini akan berdampak pada pembengkakan anggaran yang seharusnya bisa ditekan.

"Kita minta, mereka jangan boros. Kalau perlu harus dilakukan pemeriksaan secara intensif dan fokus," ucap Uchok dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (8/6/2016).

Dia mengaku setelah mencermati hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pada belanja barang dan belanja modal di lingkungan Sekretaris Jenderal dan Ditjen Perbendaharaan Tahun Anggaran 2013-2014 ditemukan banyak hal tidak wajar.

Misalnya, ditemukan pemborosan sebesar Rp13,22 miliar untuk sembilan pengadaan dengan nilai kontrak sebesar Rp43,52 miliar. Kemudian kelebihan pembayaran sebesar Rp4,88 miliar untuk enam pengadaan dengan nilai kontrak sebesar Rp35,15 miliar.

Selain itu, BPK juga menemukan adanya pengadaan barang tidak sesuai spesifkasi kontrak sebesar 725,75 juta untuk satu pengadaan dengan nilai kontrak sebesar Rp5,32 miliar.

Selanjutnya, juga ada potensi kelebihan pembayaran sebesar Rp466,5 juta untuk satu pengadaan dengan nilai kontrak Rp8 miliar. "Sayangnya, banyak kesalahan dalam perencanaan dan realisasi anggarannya, sehingga timbul modus pemborosan dan dugaan manipulasi atas belanja barang tersebut," ujarnya.

Dia mencontohkan, ada pengadaan barang berupa anti virus McAffe sebanyak 24.000 lisensi. Dari 24.000 lisensi ini hanya sebanyak 10.056 lisensi yang digunakan sampai 29 september 2014.

"Berarti ada sebanyak 12.715 lisensi sekitar Rp1,97 miliar belum dimanfaatkan atau pemborosan anggaran yang susah dimaafkan. Kalau nilai satu lisensi pertahun sebesar Rp162.000," bebernya.

Hal yang sama juga terjadi dalam pengadaan lisensi microsoft office professional plus sebanyak 1.500 lisensi. Tapi yang baru dipakai sebanyak 10 lisensi, dan belum dimanfaatkan sebanyak 1.490 lisensi.

"Atau ada pemborosan sekitar Rp6,61 miliar yang tidak masuk akal. Kalau berdasarkan kontrak diketahui satu lisensi senilai Rp4,43 juta," kata Uchok.

Kemudian, dalam pengadaan mesin jilid kawat untuk Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan tahun 2013 senilai Rp1,9 miliar yang dilaksanakan oleh CV PP, diketahui terdapat lima item barang optimal yang belum ada atau tersedia.

"Dengan demikian, terdapat potensi kerugian negara sebesar Rp1,9 miliar bila belum diserahkan lima item optimal tersebut," tutupnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara Bulan April Baru Mencapai Rp624 Triliun
APBN 2020 Direvisi,...
APBN 2020 Direvisi, Belanja Kementerian dan Lembaga Dipotong Rp50 Triliun
Belanja Membengkak,...
Belanja Membengkak, Pendapatan Negara Justru Diproyeksi Menyusut
Tunjangan Guru dan Gaji...
Tunjangan Guru dan Gaji Honorer Dongkrak Belanja Pegawai hingga Rp68,2 Triliun
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Tolak Anak Buah Minta...
Tolak Anak Buah Minta Laptop, Sri Mulyani: Bikin Bengkak Belanja Impor!
Berita Terkini
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
14 menit yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
22 menit yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
46 menit yang lalu
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
1 jam yang lalu
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved