MPR Sebut Gejolak Harga Daging Sapi sejak Era SBY

Kamis, 09 Juni 2016 - 17:01 WIB
MPR Sebut Gejolak Harga...
MPR Sebut Gejolak Harga Daging Sapi sejak Era SBY
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang mengungkapkan bahwa mahalnya harga daging bukan masalah baru, melainkan sudah terjadi sejak 10 tahun terakhir atau era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

(Baca: Oesman Sapta: Pelaku Kartel Daging Sapi Harus Disikat)

"Jadi, ini pekerjaan sudah lebih dari 10 tahun belakangan ini. Pemerintah dalam hal ini Presiden sudah ada niat memperbaiki sistem. Ini kan sudah sejak 10 tahun di kepemimpinan lalu," katanya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Menurut dia, keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menurunkan harga daging sapi sebesar Rp80.000/kg merupakan hasil pembicaraan dan pemikiran panjang yang menjadi keputusan antar Presiden dengan menteri terkait.

"Seorang presiden tidak mungkin asal mengeluarkan angka. Menteri BUMN, Menteri Perdagangan, koordinasi kerjanya masih simpang siur harus diperbaiki," kata Oesman.

(Baca: MPR Sebut Lima Kartel Besar di Balik Melonjaknya Harga Daging)

Diberitakan sebelumnya, Oesman Sapta meminta aparat penegak hukum segera mengamankan para pelaku kartel daging sapi. Mereka dinilai sebagai pihak yang memengaruhi harga daging di dalam negeri menjadi melambung.

"Setiap hari raya naik. Ini bertahun-tahun, harus ada perubahan. Presiden kan cerdas. Kartel-kartel ini harus disikat. Jangan aparat keamanan diam saja, seakan berpihak, jangan berpihak. Ini tugas aparat keamanan," katanya dalam kesempatan yang sama.

Menurut dia, sebelumnya Menteri Perdagangan (Mendag) Tom Lembong juga telah mengakui kenaikan bahwa harga daging merupakan kesalahan pemerintah. "Sudah diakui oleh Menteri perdagangan, itu terlambat, salah menteri perdagangan. Seharusnya jauh-jauh hari, jangan pas Ramadan, jadi telat kebijakannya. Ini yang harusnya diantisipasi pemerintah," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Daging Sapi Tinggi,...
Harga Daging Sapi Tinggi, Pedagang Duga Ada Permainan Kartel
PK Ditolak, 12 Kartel...
PK Ditolak, 12 Kartel Daging Sapi Wajib Bayar Denda Rp59,6 Miliar
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
38 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
40 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved