Dinilai Ceroboh, YLKI Minta Kemenhub Beri Sanksi Wings Air

Sabtu, 11 Juni 2016 - 12:34 WIB
Dinilai Ceroboh, YLKI...
Dinilai Ceroboh, YLKI Minta Kemenhub Beri Sanksi Wings Air
A A A
JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai, kasus yang menimpa konsumen Wings Air, anak usaha Lion Air Group jurusan Rote Ndao-Kupang adalah kecerobohan luar biasa dari petugas ground handling Wings Air.

Menurutnya, hal tersebut bukan hanya melanggar hak konsumen tetapi juga mengancam keselamatan penerbangan di Indonesia. Seharusnya, beban pesawat sudah bisa dihitung sejak awal (flight plan) oleh load master atau bahkan pilot sejak proses check in.

Load master inilah yang akan menghitung berapa berat penumpang, berapa berat bagasi, dan pengaturan bagasi. "Bukan penumpang sudah boarding di pesawat, kemudian penumpang disuruh turun, karena pesawat dinyatakan kelebihan beban. Ini tindakan ngawur yang jelas mengancam dan membahayakan keselamatan penerbangan," ujar dia dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (11/6/2016).

Tulus menuturka, jika ada kelebihan beban, maka bagasi kargo yang seharusnya diturunkan, bukan bagasi penumpang, karena prosedurnya penumpang dan bagasi harus terbang dalam satu pesawat.

"Apalagi bagasi dari penumpang kategori connecting flight. Ini menunjukkan petugas ground handling Wings Air selain ceroboh, teledor juga tidak profesional. Tidak ada praktik penerbangan yang seperti itu di dunia manapun," lanjutnya.

Atas insiden tersebut, YLKI mendesak Kemenhub memberikan sanksi berat pada manajemen Wings Air, tanpa kompromi. Selain itu, manajemen Lion diminta memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami penumpangnya baik kerugian materil dan immateril.

Dia juga mengajak konsumen berpikir ulang menggunakan maskapai Lion sebagai moda transportasi udara. "Jika perlu boikot Lion, gunakan moda transportasi udara lainnya yang lebih kredibel dan memanusiawikan penumpangnya dan tidak mengabaikan keselamatan penerbangan," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Maskapai Milik Lion,...
3 Maskapai Milik Lion, Nomor 1 Rajanya Pelosok Tanah Air
3 Maskapai di Bawah...
3 Maskapai di Bawah Lion Air Group, Ini Daftarnya
Jakarta-Purbalingga...
Jakarta-Purbalingga Kini Bisa Naik Pesawat, Tahap Awal 1 Kali Seminggu
Pesawat Wings Air Ditembak...
Pesawat Wings Air Ditembak di Bandara Yahukimo, Aparat TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan
Mesin Pesawat Wings...
Mesin Pesawat Wings Air IW1530Y Tujuan Dobo Tiba-Tiba Mati, Penumpang Disuruh Turun
Mesin Pesawat Wings...
Mesin Pesawat Wings Air Mati Mendadak saat Hendak Take Off dari Bandara Fakfak Penumpang Dievakuasi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
7 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
7 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
8 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
8 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved