BI: Kebutuhan Uang pada Ramadhan dan Lebaran Rp160 Triliun

Minggu, 12 Juni 2016 - 23:11 WIB
BI: Kebutuhan Uang pada...
BI: Kebutuhan Uang pada Ramadhan dan Lebaran Rp160 Triliun
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kebutuhan uang (outflow) pada periode Ramadhan dan Lebaran sebesar Rp160,4 triliun. Adapun realisasi outflow pada tahun sebelumnya sebesar Rp140 triliun.

"Proyeksi kenaikan outflow tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu pembayaran gaji ke-13 dan ke-14 bagi PNS/TNI/Polri, jumlah hari libur yang lebih banyak dibandingkan tahun 2015, pelaksanaan libur Ramadhan yang bertepatan dengan periode liburan sekolah, serta penambahan titik dan frekuensi penukaran baik oleh Bank Indonesia maupun perbankan," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Jakarta.

Proyeksi outflow itu diperkirakan akan didominasi oleh uang pecahan besar (Rp20.000 ke atas) yang diperkirakan akan mencapai 92% dari total outflow. Sisanya sebesar 8% merupakan pecahan kecil (Rp10.000 ke bawah).

Outflow tertinggi diperkirakan terjadi di Pulau Jawa (33%), diikuti Jabodetabek (28%), Sumatera (20%), Sulampua dan Bali Nusa Tenggara (11%) dan Kalimantan (7%).

Persediaan uang ini dinilai sangat mencukupi dalam memenuhi proyeksi kebutuhan uang pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 1437 H/2016, baik dari sisi jumlah total maupun jumlah per pecahan.

Dalam menghadapi lonjakan transaksi tunai, Bank Indonesia secara optimal bekerja sama dengan perbankan dan pihak terkait melakukan penambahan titik/loket penukaran, serta penyediaan kegiatan layanan kas keliling di pasar-pasar dan tempat keramaian masyarakat.

Sementara dari sisi nontunai, untuk menghadapi lonjakan volume transaksi, Bank Indonesia telah melakukan langkah-langkah, yaitu memastikan seluruh perangkat sistem berfungsi dengan optimal, memastikan hubungan dengan sistem lain termasuk sistem di peserta dapat berfungsi dengan baik dan memastikan seluruh perangkat back up berfungsi dengan baik.

"Diharapkan dengan sejumlah langkah-langkah antisipasi yang ditempuh Bank Indonesia pada saat Ramadhan dan Idul Fitri 1437H/2016 dapat memenuhi kebutuhan layanan sistem pembayaran tunai dan nontunai masyarakat secara optimal," tandasnya
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Calon Deputi Gubernur...
Calon Deputi Gubernur BI Doni Primanto Fokus Dorong Keuangan Digital
16 Lembaga Keuangan...
16 Lembaga Keuangan Akan Jadi Peserta Baru BI Fast
Joss! BNI Terima Dua...
Joss! BNI Terima Dua Penghargaan Sekaligus dari BI
BI Rilis Aturan BI-FAST:...
BI Rilis Aturan BI-FAST: Bisa Transaksi Rp250 Juta dengan Tarif Rp2.500
BI Ungkap Kepemilikan...
BI Ungkap Kepemilikan Rekening Bank di Indonesia Baru 65,4 Persen
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
23 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
2 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
5 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
7 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved