Bursa Asia Positif, IHSG Dibuka Ikut Semringah
Jum'at, 17 Juni 2016 - 09:16 WIB
Bursa Asia Positif, IHSG Dibuka Ikut Semringah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat setelah kemarin ditutup melemah tipis. IHSG hari ini dibuka menguat 14,44 poin atau 0,30% ke level 4.828,83 di tengah menguatnya bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 0,43 poin atau 0,01% ke level 4.814,39. Pelemahan pasar saham Tanah Air terjadi saat bursa saham Jepang, Indeks Nikkei jatuh.
Seperti dikutip dari CNBC, Jumat (17/6/2016), pasar saham Asia dibuka lebih tinggi pada hari terakhir pekan ini ditandai dengan volatilitas di tengah kekhawatiran seputar keputusan bank sentral utama dan pertemuan Inggris pada 23 Juni untuk membahas referendum apakah akan keluar dari Uni Eropa.
Sentimen investor di Asia juga menerima dorongan setelah saham AS berakhir melemah beruntun dalam lima hari dan berhasil menguat pada perdagangan kemarin.
Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,28% pada awal perdagangan, didorong oleh kenaikan sektor keuangan sebesar 0,55%, yang menyumbang hampir setengah dari indeks yang lebih luas.
Saham Jepang menerima dorongan dari yen yang relatif lebih lemah, sebagai patokan Nikkei 225 naik 1,54%. Sementara, di Selat Korea, Kospi naik 0,82%. Indeks Hang Seng menguat 206,14 poin atau 1,03% ke level 20.244,56.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang naik 0,93%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor aneka industri yang turun 1,82%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp33 miliar dengan 16 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp6,60 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp16,54 miliar dan aksi beli sebesar Rp9,93 miliar. Tercatat 32 saham menguat, 4 saham melemah dan 9 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp63.500, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp100 menjadi Rp15.800, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp75 menjadi Rp16.775.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp50 menjadi Rp43.525, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp50 menjadi Rp13.625, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp125 menjadi Rp6.450.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berkurang 0,43 poin atau 0,01% ke level 4.814,39. Pelemahan pasar saham Tanah Air terjadi saat bursa saham Jepang, Indeks Nikkei jatuh.
Seperti dikutip dari CNBC, Jumat (17/6/2016), pasar saham Asia dibuka lebih tinggi pada hari terakhir pekan ini ditandai dengan volatilitas di tengah kekhawatiran seputar keputusan bank sentral utama dan pertemuan Inggris pada 23 Juni untuk membahas referendum apakah akan keluar dari Uni Eropa.
Sentimen investor di Asia juga menerima dorongan setelah saham AS berakhir melemah beruntun dalam lima hari dan berhasil menguat pada perdagangan kemarin.
Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,28% pada awal perdagangan, didorong oleh kenaikan sektor keuangan sebesar 0,55%, yang menyumbang hampir setengah dari indeks yang lebih luas.
Saham Jepang menerima dorongan dari yen yang relatif lebih lemah, sebagai patokan Nikkei 225 naik 1,54%. Sementara, di Selat Korea, Kospi naik 0,82%. Indeks Hang Seng menguat 206,14 poin atau 1,03% ke level 20.244,56.
Sektor saham dalam negeri bergerak variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang naik 0,93%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor aneka industri yang turun 1,82%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp33 miliar dengan 16 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp6,60 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp16,54 miliar dan aksi beli sebesar Rp9,93 miliar. Tercatat 32 saham menguat, 4 saham melemah dan 9 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp63.500, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp100 menjadi Rp15.800, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp75 menjadi Rp16.775.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp50 menjadi Rp43.525, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp50 menjadi Rp13.625, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp125 menjadi Rp6.450.
(izz)
Lihat Juga :