Harga Daging Sapi Melonjak Karena Murni Ketidakbecusan Pemerintah

Sabtu, 18 Juni 2016 - 16:01 WIB
Harga Daging Sapi Melonjak...
Harga Daging Sapi Melonjak Karena Murni Ketidakbecusan Pemerintah
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengakui, tingginya harga daging sapi di pasaran beberapa waktu belakangan murni disebabkan karena ketidakbecusan pemerintah dalam memilih langkah untuk menstabilkan harga. ‎Pemerintah sejak pertengahan tahun lalu secara drastis mengurangi kuota impor sapi bakalan, dan hal tersebut menyebabkan harganya langsung menukik tajam.

Dia mengatakan, pada tahun lalu importasi sapi yang biasanya sekitar 160 ribu ekor sapi hidup per kuartal, tiba-tiba dipangkas habis-habisan menjadi hanya 50 ribu ekor per kuartal. Sejak saat itu, harga daging sapi tidak pernah kembali normal.

"‎Jadi lonjakan harga daging sapi itu terjadi karena tahun lalu pemerintah mengurangi secara drastis dan mendadak pasokan sapi bakalan. Dan sejak saat itu harganya enggak pernah turun lagi," katanya di Kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (18/6/2016).

Situasi tersebut, sambung Lembong, diperburuk dengan sikap pemerintah yang lamban mengeluarkan izin impor sapi bakalan untuk 2016. Kuota impor yang seharusnya dikeluarkan 650 ribu ekor sekaligus di awal tahun, hanya dikeluarkan 150 ribu ekor. Padahal, sapi bakalan membutuhkan waktu penggemukan minimal selama empat bulan.

"Harusnya (izin impor dikeluarkan) 650ribu ekor sekaligus didepan. Supaya pelaku bisa mengukur timingnya. Awal tahun hanya sekitar 150 ribu ekor. Ini istilahnya sapi bakalan. Begitu masuk masih kurus dan melewati proses penggemukan. Biasanya empat bulan," imbuh dia.

Akibat minimnya impor sapi bakalan di awal tahun, kelangkaan sapi di Tanah Air pun terus berkelanjutan hingga saat ini. Sehingga, menjadi hal yang wajar jika harganya di pasaran menjadi melejit.

Menurut Lembong, kebijakan pemerintah yang mendadak mengurangi impor sapi bakalan di pertengahan tahun lalu atas alasan karena pemerintah berkeinginan mewujudkan swasembada daging sapi. Sayangnya, cara yang diambil pemerintah instan sehingga swasembada daging sapi yang dicita-citakan pemerintah tidak tercapai.

"‎Meskipun November-Desember sudah sepakat keluarin 600 ribu impor bakalan, tapi dalam pelaksanaannya hanya 120 ribu ekor. Ini murni ketidakbecusan. Itu mengapa pak Wapres mengingatkan kepatuhan pada perencanaan yang ditetapkan. Yang harus kita ingat selalu itu kepatuhan, jangan sampai pada pelaksanaan kita tidak patuh," tandasnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
9 menit yang lalu
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
19 menit yang lalu
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
33 menit yang lalu
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Indomaret Hadirkan Pokemon School Collection
49 menit yang lalu
Pegadaian Buktikan Kualitas...
Pegadaian Buktikan Kualitas Layanan Terbaik lewat Borong Awards di Asia Pasifik
50 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved