Rupiah Awal Pekan Dibuka Meroket, Pounds Membaik

Senin, 20 Juni 2016 - 10:34 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka...
Rupiah Awal Pekan Dibuka Meroket, Pounds Membaik
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan hari ini di awal pekan tercatat menguat ke kisaran level Rp13.200/USD, untuk menurunkan tren positif sejak akhir pekan. Penguatan mata uang Garuda terjadi di tengah membaiknya poundsterling, usai kekhawatiran keluarnya Inggris dari Uni Eropa mereda.

Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance dibuka di level Rp13.338/USD dengan kisaran Rp13.245-Rp13.338/USD atau membaik dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.342/USD. Pergerakan rupiah makin menguat setelah pada pukul 10.06 WIB bergerak ke level Rp13.255/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah mengawali pekan ini dibuka pada level Rp13.260/USD. Rupiah terlihat semakin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.358/USD atau naik sebesar 98 poin.

Menurut data Bloomberg, rupiah pada sesi pagi juga membaik di posisi Rp13.278/USD dengan kisaran harian Rp13.252-Rp13.287/USD. Posisi ini lebih baik dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.339/USD. Dan pada pukul 10.09 WIB bergerak menjadi Rp13.264/USD.

Pada data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB juga menunjukkan penguatan pada level Rp13.247/USD atau semakin kokoh dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.343/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Senin (20/6/2016) pounds untuk sementara tercatat mengalami kenaikan 1,4% menjadi USD1.4573, untuk meneruskan pemulihan dari pekan lalu. Sedangkan yen cenderung berlindung dengan aman, usai sempat melambung tinggi ke level tertinggi dalam 22 bulan di posisi 103.555 terhadap USD.

Pada hari ini USD justru memberikan perlawanan dengan bertambah 0,5% di level 104,650 terhadap yen dan euro juga melonjak naik 0,5% menjadi 1.1336 melawan USD. Selanjutnya dolar Australia yang dilihat sebagai ukuran sentimen risiko menguat 0,4% ke level 0.7422 terhadap mata uang Paman Sam -julukan AS-.

Indeks dolar menyentuh posisi terendah dalam 11 hari ke level 93.696 di awal pekan, saat greenback menyusut terhadap beberapa mata uang utama selain yen. Dovish komentar dari Presiden Fed St Louis James Bullard pada hari Jumat kemarin memberikan efek kepada mata uang AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
19 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
29 menit yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
1 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
1 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved