Penguatan IHSG Diprediksi Tertahan Jelang Brexit

Kamis, 23 Juni 2016 - 08:28 WIB
Penguatan IHSG Diprediksi...
Penguatan IHSG Diprediksi Tertahan Jelang Brexit
A A A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi masih akan bergerak menguat terbatas dengan range pergerakan 4846-4920. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menerangkan bila dianalisa dengan teknikal IHSG telah mulai menyentuh area upper bollinger bands yang dimana penguatan berlanjut juga berhasil break out pada area ini.

Menurutnya Indikator stochastic pun mulai memasuki area overbought dengan penyempitan ruang pergerakan mendekati signal dead-cross yang mulai terlihat sedangkan indikator RSI baru saja berhasil break out MA15. "Ini masih memberikan signal positif yang berkelanjutan," ujarnya di Jakarta, Kamis (22/6/2016).

Sementara IHSG kemarin bergerak cenderung menguat tertahan dengan ditutup bertambah 18,14 poin atau sebesar 0,37% dilevel 4896.85 dengan volume yang cukup tinggi hingga 7,7 triliun lembar saham. Aksi beli investor asing kemarin membawa dampak positif dan kembali mampu mendorong IHSG.

Sektor aneka industri memimpin penguatan di susul oleh sektor trading. Investor asing masih tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp341.75 miliar meskipun rupiah sempat tertekan hingga 0.,8% disaat mata uang regional dan global menguat menjelang laporan persediaan minyak di AS yang diperkirakan kembali menurun hingga 1,5 juta barrel.

Di sisi lain Bursa asia ditutup mixed kemarin dengan penguatan pada bursa saham di China dan pelemahan pada bursa saham di Jepang. Penguatan Yen hingga 0.3% pada perdagangan menjadi penekan bursa Jepang disaat bursa Hongkong, Shanghai dan Singapura kembali melonjak hampir 1%.

Harga komoditas rata-rata menguat dipimpin oleh harga minyak dan tembaga. Hasil survey brexit yang turun menjadi 26% dari 43% mampu membawa kembali optimisme pasar. Bursa Eropa dibuka terkonsolidasi menguat seiring penguatan nilai tukar pondsterling yang merefleksikan penurunan survey brexit hingga 26% dari 43% ditambah menguatan harga minyak yang mampu menekan laju USD.

"Investor masih akan terus memantau hasil referendum di UK yang akan diselengarakan. Data aktifitas sektor jasa dan manufaktur di negara zona Eropa dan tingkat penganguran serta penjualan rumah di AS," tandasnya.

Saham-saham yang masih dapat dicermati di antaranya yakni PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), PT Global Mediacom Tbk. (BMTR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reli Mulai Terbatas,...
Reli Mulai Terbatas, IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Support 7.100
Prediksi IHSG Pekan...
Prediksi IHSG Pekan Depan: Waspada Koreksi Lanjutan, Cermati Saham-Saham Ini
IHSG Berpeluang Bergerak...
IHSG Berpeluang Bergerak di Kisaran 6.202-6.318 Jelang Rilis Suku Bunga
Jika IHSG Melempem,...
Jika IHSG Melempem, Mainkanlah Enam Saham Ini
Indeks Dirapal Melempem,...
Indeks Dirapal Melempem, Cermati lima Saham Ini
Indeks Dijampi Mengkerut,...
Indeks Dijampi Mengkerut, Pelototi Enam Saham di Bawah Ini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
3 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
3 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
3 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru Libur...
Jadwal Terbaru Libur Sekolah Jelang Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved